Intip Rekomendasi Saham Pilihan pada 11 Januari 2021

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Analis perkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih lanjutkan penguatan pada perdagangan saham Senin, (11/1/2021).

Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi menuturkan, IHSG berpeluang menguat dengan menguji target 6.400 meski ada sinyal jenuh beli.

“Indikator stochastic overbought signal MACD terlihat cross over dengan dorongan histogram yang bergerak positif. IHSG berpotensi lanjutkan penguatan di awal pekan dengan support resistance 6.200-6.320,” ujar dia.

Lanjar memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Hal senada dikatakan Analis PT Binaartha Sekuritas Nafan Aji. Ia menuturkan, laju IHSG menuju ke area jenuh beli. Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 6.157,11 hingga 6.322,67.

“Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujar dia.

Saham Pilihan

PT Bestprofit Futures – Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor pada perdagangan Senin, 11 Januari 2021, antara lain sebagai berikut:

– APLN, dengan daily (202)

(RoE: -5.25 persen; PER: -7.99x; EPS: -25.27; PBV: 0.42x; Beta: 2.15)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 198 – 202, dengan target harga secara bertahap di level 212, 246 dan 270. Support: 175.

– BEST, dengan daily (186)

(RoE: -3.31 persen; PER: -12.46x; EPS: -14.93; PBV: 0.41x; Beta: 1.74)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

“Akumulasi Beli” pada area 179 – 186, dengan target harga secara bertahap di level 190, 198 dan 234. Support: 179 & 163.

– BNGA, dengan daily (1.010)

(RoE: 6.13 persen; PER: 10.42x; EPS: 99.84; PBV: 0.64x; Beta: 1.89)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 995 – 1010, dengan target harga secara bertahap di level 1.030, 1.060 and 1.185.

– BWPT, dengan daily (150)

(RoE: -27.07 persen; PER: -4.81x; EPS: -31.41; PBV: 1.30x; Beta: 2.21)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 148 – 150, dengan target harga secara bertahap di level 154, 161 dan 170. Support: 144 & 138.

– CTRA, dengan daily (1.015)

PT Bestprofit Futures – (RoE: 1.83 persen; PER: 61.00x; EPS: 16.64; PBV: 1.11x; Beta: 1.96)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1.000 – 1.015, dengan target harga secara bertahap di level 1.030, 1.055, 1.085, 1.155 dan 1.225. Support: 1.000, 980 & 945.

– SMGR, dengan daily (12.325)

(RoE: 5.76 persen; PER: 35.37x; EPS: 348.43; PBV: 2.05x; Beta: 1.64)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 12.125 – 123.25, dengan target harga secara bertahap di level 12.625 dan 13950. Support: 11.900 & 11.275.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Tancap Gas, IHSG Menguat 0,89 Persen pada Pembukaan 8 Januari 2021

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat, (8/1/2021). Penguatan IHSG ini seiring bursa saham Asia dan wall street yang menguat.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG menguat 54,8 poin atau 0,89 persen ke posisi 6.208. Indeks saham LQ45 menguat 1,44 persen ke posisi 971. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Sebanyak 240 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG. 44 saham melemah dan 155 saham diam di tempat. IHSG sempat berada di level tertinggi 6.225,17 dan terendah 6.190,10.

Total frekuensi perdagangan saham 77.145 kali dengan volume perdagangan 1,6 milar saham. Nilai transaksi Rp 1,3 triliun. Investor asing beli saham Rp 235,84 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.890.

Secara sektoral, 10 sektor saham kompak menguat. Sektor saham tambang menguat 2,47 persen, dan memimpin penguatan. Diikuti sektor saham infrastruktur naik 1,71 persen dan sektor saham industri dasar menguat 1,23 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham TECH menanjak 24,93 persen ke posisi Rp 2.380 per saham, saham ATIC menguat 24,82 persen ke posisi Rp 855 per saham, dan saham APEX menanjak 24,35 persen ke posisi Rp 715 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham ZBRA melemah 6,86 persen ke posisi Rp 81, saham BEKS merosot 6,67 persen ke posisi Rp 70 per saham, dan saham CINT tergelincir 6,5 persen ke posisi Rp 230 per saham.

Bursa Saham Asia Menguat

PT Bestprofit Futures – Bursa saham Asia sebagian besar menguat kecuali indeks saham Shanghai tergelincir 0,33 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 1,83 persen ke posisi 3.097,26, indeks saham Jepang Nikkei naik 1,59 persen ke posisi 27.926,68, indeks saham Singapura mendaki 1,18 persen ke posisi 2.940, dan indeks saham Taiwan menguat 0,60 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Genjot Likuiditas Saham, Emiten Beras Ini Bakal Stock Split

PT Bestprofit Futures – Jakarta – PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) akan memecah nominal saham perseroan (stock split). Langkah tersebut untuk meningkatkan likuiditas saham perseroan.

Oleh karena itu, perseroan yang bergerak di bidang pengolahan dan distribusi beras premium bermerek ini  akan meminta restu pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 27 Januari 2021.

Salah satu agenda RUPSLB akan membahas dan memutuskan pemecahan nominal saham perseroan. Pemecahan nilai nominal saham HOKI dilakukan untuk meningkatkan likuiditas saham dan meningkatkan daya beli investor terhadap saham perseroan.

Stock split akan dilakukan dengan rasio 1:4 yaitu setiap satu lembar saham perseroan dengan nilai nominal Rp 100 akan diubah menjadi empat lembar saham dengan nilai nominal Rp 25. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis, (7/1/2021).

Gerak Harga Saham HOKI

PT Bestprofit Futures – Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 6 Januari 2021, saham HOKI melemah 3,51 persen ke posisi Rp 1.100 per saham. Volume perdagangan saham 65,28 juta saham. Nilai transaksi Rp 72,8 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 9.425 kali.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

IHSG Naik 25 Poin pada Pembukaan Perdagangan 6 Januari 2021

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada pembukaan perdagangan saham Rabu, (6/1/2021). Penguatan IHSG mengikuti bursa saham Asia dan wall street.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG menguat tipis 1,7 poin ke 6.139. Kemudian IHSG mendaki 25,7 poin atau 0,4 persen ke posisi 6.163. Indeks saham LQ45 menguat 0,28 persen ke posisi 964. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

IHSG bergerak di rentang 6.166-6.139. Penguatan IHSG didukung 237 saham menguat. Sementara itu, 151 saham diam di tempat dan 61 saham melemah.

Total volume perdagangan 874 juta saham dengan nilai transaksi Rp 991 miliar. Investor asing jual saham Rp 24,95 miliar di seluruh pasar. Posisi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di kisaran 13.900.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham aneka industri melemah 0,13 persen. Sektor saham pertanian memimpin penguatan 3,48 persen.

Saham Top Gainers dan Losers

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang catatkan top gainers atau melonjak signifikan antara lain saham TGRA 34,36 persen ke posisi Rp 262 per saham, saham DCII naik 25 persen ke posisi Rp 525 per saham, dan saham FAPA melonjak 24,74 persen ke posisi Rp 3.580 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah atau top losers antara lain saham ZBRA merosot 7 persen ke posisi Rp 93, saham BEKS susut 6,98 persen ke posisi Rp 80 per saham, dan saham POLA tergelincir 6,96 persen ke posisi Rp 214 per saham.

Bursa saham Asia cenderung menguat . Indeks saham Shanghai naik 0,01 persen, indeks saham Singapura mendaki 0,06 persen, indeks saham Taiwan menguat 0,68 persen, dan indeks saham Kospi Korea Selatan menguat 0,23 persen. Indeks saham Jepang Nikkei susut 0,26 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit

Terkena Sengketa Pajak, Bagaimana Prospek Saham PGAS?

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) merosot pada Senin, 4 Januari 2021 di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat pada perdagangan perdana saham awal 2021.

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) merosot 6,95 persen ke posisi Rp 1.540 per saham. Harga saham PGAS berada di rentang Rp 1.585-Rp 1.540 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 77.844 kali dengan nilai transaksi Rp 1,2 triliun.

Direktur Research & Investment PT Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai, tren ini dipengaruhi sentimen kabar atas sengketa pajak PGAS. Mahkamah Agung (MA) mengabulkan peninjauan kembali yang diajukan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada 2019. Keputusan MA tersebut menyebabkan potensi sengketa pajak senilai Rp 3,06 triliun ditambah denda.

Maximilianus menilai, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ini mampu untuk memenangkan perkara ini. Bahkan secara fundamental PGAS dinilai masih bisa mencatatkan kenaikan saham.

“Jadi ini kembali hanya kepada sentimen berita saja. Sejauh fundamental kami melihat masih memiliki nilai yang sangat positif,” ujat dia.

Target Saham PGAS

PT Bestprofit Futures – Dihubungi secara terpisah, Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menuturkan hal serupa. Lanjar menyebutkan target PGAS untuk setahun masih ada potensi naik ke level 2.000.

Hal tersebut ditopang oleh sektor industri yang diperkirakan pulih seiring dengan vaksinasi pada  2021. Sentimen itu mendorong potensi naiknya penggunaan gas. Sementara situasi ini, menurut Lanjar, akan dimanfaatkan investor melakukan profit taking atau aksi ambil untung.

“Kalau saya lihat cash perusahaan yang masih cukup memenuhi kebutuhan sengketa ini. Jadi tidak begitu pengaruh terhadap kinerja bisnis ke depan,” ujar dia.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit