Awal Bulan, IHSG Dibuka Menguat ke 6.023,61

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan awal bulan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Senin (2/12/2019), IHSG menguat 11,78 poin atau 0,20 persen ke level 6.023,61. Kemudian pada pembukaan pukul 09.04 waktu JATS, IHSG melanjutkan penguatannya dengan naik 16,46 poin atau 0,31 persen ke level 6.030,29.

Indeks saham LQ45 juga menguat 0,44 persen ke posisi 961,00. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak menguat.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.031,93 dan terendah di 6.023,01. Sebanyak 141 saham menguat dan 67 saham melemah. Sedangkan 104 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 14.657 kali dengan volume perdagangan 202,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 183,3 miliar.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 4,9 miliar di pasar reguler dan posisi rupiah di angka 14.120 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, keseluruhan berada di zona hijau. Dimana penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor konstruksi yang naik 0,53 persen, diikuti sektor barang konsumsi yang menguat 0,47 persen dan sektor manufaktur naik 0,43 persen.

Sedangkan saham-saham yang menguat dan mendorong IHSG terus menguat di awal perdagangan diantaranya AGAR naik 70 persen ke level Rp 187 per lembar saham, BIPP naik 28,30 persen menjadi Rp 68 per lembar saham dan FORZ menguat 17,72 persen ke harga Rp 93 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah diantaranya TDPM yang turun 17,23 persen ke Rp 187 per lembar saham, ITMA turun 14,41 persen ke Rp 505 per lembar saham dan TRIS melemah 12,69 persen ke Rp 234 per lembar saham.

Penutupan Pekan Lalu

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan di akhir pekan ini. Pada awal perdagangan, indeks sempat bergerak ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (29/11/2019), IHSG ditutup menguat 58,77 poin atau 0,99 persen ke posisi 6.011,83. Sementara itu, indeks saham LQ45 menguat 1,14 persen ke posisi 956,82.

Sebanyak 209 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 194 saham melemah dan 137 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 464.840 kali dengan volume perdagangan 9,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7 triliun.

Investor asing jual saham mencapai Rp 239,51 miliar di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.105.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, sembilan sektor saham menguat dan satu sektor melemah.

Penguatan dipimpin sektor infrastruktur yang naik 2,28 persen, disusul sektor keuangan yang menguat 1,53 persen, kemudian aneka industri naik 1,27 persen.

Sementara sektor saham yang melemah yaitu sektor tambang yang melemah 1,73 persen.

Saham

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG melambung diantaranya TDPM yang naik 34,52 persen ke Rp 226 per lembar saham, KOTA menguat 25 persen ke Rp 675 per lembar saham dan SUPR menguat 24,85 persen ke Rp 2.110 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain ANDI yang turun 35 persen ke Rp 65 per saham, WOWS melemah 22,35 persen ke Rp 139 per saham dan FORZ turun 21 persen ke Rp 79 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

IHSG Dibuka Melemah, Investor Asing Lepas Saham

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa pekan ini. Investor asing melakukan aksi jual saham.

Pada pra pembukaan perdagangan, Selasa (3/12/2019), IHSG melemah 10,15 poin atau 0,17 persen ke level 6.119,90. Kemudian pada pembukaan pukul 09.02 waktu JATS, IHSG melanjutkan pelemahan dengan turun 19,74 poin atau 0,30 persen ke level 6.110,53.

Indeks saham LQ45 juga melemah 0,49 persen ke posisi 974,33. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak di zona merah. Hanya indeks acuan DBX yang mampu menghijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.122,54 dan terendah di 6.108,56. Sebanyak 114 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 77 saham menguat dan 116 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 58.247 kali dengan volume perdagangan 954 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 409 miliar.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 15 miliar di pasar reguler dan posisi rupiah di angka 14.132 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, sebagian ebsar berada di zona merah. Pelemahan tertinggi dipimpin oleh sektor infrastruktur yang anjlok 0,62 persen, diikuti sektor keuangan yang melemah 0,24 persen dan sektor aneka industri yang turun 0,23 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah diantaranya NICK yang turun 20,38 persen ke Rp 250 per lembar saham, POLA turun 19,77 persen ke Rp 710 per lembar saham dan KEJU melemah 13,46 persen ke Rp 900 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat diantaranya AGAR naik 34,76 persen ke level Rp 252 per lembar saham, WOWS naik 29,50 persen menjadi Rp 181 per lembar saham dan FORU menguat 12,38 persen ke harga Rp 118 per lembar saham.

Penutupan Sebelumnya

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan saham kemarin. Pada penutupan perdagangan saham, Senin (2/12/2019), IHSG ditutup lompat 118,22 poin atau 1,97 persen ke posisi 6.130,05. Sementara itu, indeks saham LQ45 menguat 2,24 persen ke posisi 978,25.

Sebanyak 284 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 117 saham melemah dan 147 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 534.553 kali dengan volume perdagangan 12,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,5 triliun.

Investor asing beli saham mencapai Rp 54,12 miliar di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.125.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruh sektor saham menguat Penguatan dipimpin sektor pertambangan yang naik 3,54 persen, disusul sektor barang konsumsi yang menguat 2,34 persen, kemudian konstruksi naik 2,29 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG melambung diantaranya AGAR yang naik 70 persen ke Rp 187 per lembar saham, TGRA menguat 34,36 persen ke Rp 262 per lembar saham dan CAKK menguat 27,42 persen ke Rp 79 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain YULE yang turun 19,35 persen ke Rp 150 per saham, DART melemah 17,58 persen ke Rp 272 per saham dan OASA turun 17,50 persen ke Rp 330 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

IHSG Dibuka Melamah ke 5.949,88 di Akhir Pekan

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Jumat (29/11/2019), IHSG melemah 3,76 poin atau 0,05 persen ke level 5.949,88. Kemudian pada pembukaan pukul 09.02 waktu JATS, IHSG kembali tertekan dengan turun 6,14 poin atau 0,10 persen ke level 5.946,92.

Indeks saham LQ45 juga tertekan 0,03 persen ke posisi 945,74. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak melemah.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.955,32 dan terendah di 5.946,45. Sebanyak 30 saham menguat dan 104 saham melemah. Sedangkan 115 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 15.829 kali dengan volume perdagangan 181 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 116,8 miliar.

Investor asing beli saham Rp 1,3 miliar di pasar reguler dan posisi rupiah di angka 14.098 per dolar AS.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor di zona merah dan lima sektor di zona hijau.

Pelemahan tertinggi dipimpin oleh sektor pertambangan yang anjlok 0,66 persen, diikuti sektor keuangan yang melemah 0,30 persen dan sektor infrastruktur yang turun 0,13 persen.

Sementara yang menghijau antara lain perkebunan sebesar 0,88 persen, aneka industri naik 0,46 persen dan industri dasar menguat 0,34 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah diantaranya PKPK yang turun 23,19 persen ke Rp 53 per lembar saham, ALMI turun 15,19 persen ke Rp 268 per lembar saham dan BAPA melemah 14,49 persen ke Rp 59 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat diantaranya PSDN naik 29,41 persen ke level Rp 29,41 per lembar saham, RELI naik 20 persen menjadi Rp 198 per lembar saham dan KOTA menguat 15,74 persen ke harga Rp 625 per lembar saham.

Penutupan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus berakhir di zona merah pada perdagangan di Kamis ini. Pada perdagangan sebelumnya atau Rabu kemarin, IHSG juga ditutup melemah.

Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (28/11/2019), IHSG ditutup melemah 69,97 poin atau 1,16 persen ke posisi 5.953,06. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga melemah 1,58 persen ke posisi 946. Seluruh indeks saham acuan berada di zona merah.

Sebanyak 314 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 100 saham menguat dan 127 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 499.700 kali dengan volume perdagangan 8,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,9 triliun.

Investor asing jual saham mencapai Rp 241 miliar di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.090.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada satu sektor yang berada di zona hijau yaitu aneka industri yang naik 0,07 persen.

Sektor infrastruktur anjlok 2,30 persen dan mencatatkan pelemahan terbesar. Disusul kemudian oleh sektor pertambangan yang melemah 2,18 persen dan sektor perdagangan yang turun 1,61 persen.

Saham

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang melemah yang mendorong IHSG ke zona merah antara lain POLA yang turun 25 persen ke Rp 735 per saham, KEJU melemah 24,92 persen ke Rp 1.130 per saham dan DEAL turun 24,89 persen ke Rp 356 per saham.

Saham-saham yang menguat diantaranya PSDN yang naik 34,92 persen ke Rp 170 per lembar saham, RELI menguat 25,95 persen ke Rp 165 per lembar saham dan MTSM menguat 25,75 persen ke Rp 210 per lembar saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

IHSG Dibuka Memerah, Rupiah di Posisi 14.100 per Dolar AS

PT Bestprofit Futures – Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka memerah pada perdagangan hari ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Kamis (28/11/2019), IHSG melemah 9,76 poin atau 0,16 persen ke level 6.013,27.

Kemudian pada pembukaan pukul 09.02 waktu JATS, IHSG kembali tertekan dengan turun 7,63 poin atau 0,13 persen ke level 6.015,4.

Indeks saham LQ45 juga tertekan 0,27 persen ke posisi 958,6. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak melemah.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.015,27 dan terendah di 6.013,2.

Sebanyak 30 saham menguat dan 36 saham melemah. Sedangkan 27 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 1.929 kali dengan volume perdagangan 7,4 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 23,4 miliar.

Investor asing jual saham Rp 6,6 miliar di pasar reguler dan posisi rupiah di angka 14.100 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, enam sektor di zona hijau dan sisanya atau empat sektor melemah.

Pelemahan tertinggi dipimpin oleh sektor infrastruktur yang anjlok 0,62 persen, diikuti sektor keuangan yang melemah 0,21 persen dan sektor pertambangan yang turun 0,13 persen.

Sementara yang menghijau antara lain konsumsi sebesar 0,26 persen, perkebunan 0,21 persen dan industri dasar 0,18 persen.

Penutupan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu bertahan di zona hijau pada perdagangan di Rabu ini. Pada sesi pertama, indeks sempat menguat ke level 6.052,49.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (27/11/2019), IHSG ditutup melemah tipis 3,14 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.023,03. Sementara itu, indeks saham LQ45 menguat 0,25 persen ke posisi 961,19.

Sebanyak 281 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 124 saham menguat dan 138 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 596.560 kali dengan volume perdagangan 11 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,2 triliun.

Investor asing jual saham mencapai Rp 358 miliar di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.095.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor saham melemah dan lima sektor menguat. Pelemahan dipimpin sektor perkebunan yang turun 2,85 persen, disusul sektor kontruksi yang melemah 1,56 persen, kemudian perdagangan turun 0,87 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

LVMH Beli Saham Tiffany & Co Senilai Rp 22 Triliun

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Brand besar asal Prancis LVMH, LVMH mencapai kesepakatan untuk membeli saham perusahaan perhiasan asal Amerika Serikat, yaitu Tiffany & Co. Nilai pembelian tersebut senilai USD 16,2 miliar atau Rp 22 triliun (USD 1 = Rp 14.066).

Seperti dilansir dari CNN Business, Selasa (26/11/2019), LVMH akan membayar USD 135 atau Rp 1,9 juta per saham.

Pembahasan kesepakatan tersebut sudah berlangsung selama berminggu-minggu. Pembelian saham Tiffany & Co dinilai tepat, karena dinilai merupakan merk global yang kuat.

Perhiasan termasuk, salah satu area produk yang memberikan kinerja terkuat pada industri barang mewah pada 2018, menurut konsultan Bain & Co.

Penjualan barang mewah ini di pasar global diprediksi mencapai USD 20 miliar setara Rp 280 triliun, atau tumbuh 7 persen pada tahun ini.

PT Bestprofit Futures – Tiffany, didirikan di New York pada tahun 1837. Perusahaan telah berjuang dengan pertumbuhan selama beberapa tahun terakhir. Penjualan dan laba perusahaan tercatat turun sejak 2015. Penjualan perhiasan menurun di AS dan Asia salah satunnya dipicu perang perdagangan AS-Cina.

LMVH, yang berbasis di Paris tercatat mampu meraup pendapatan tahunan sekitar USD 50 miliar dari merek-merek termasuk Louis Vuitton dan Dom Perignon.

Pembelian saham Tiffany akan memberikan eksposur LVMH ke kategori perhiasan dan bisnis pernikahan sehingga bisa mendorong lebih banyak pelanggan mewah dari AS.

Perusahaan Warren Buffett Timbun Uang Rp 1.788 Triliun

PT Bestprofit Futures – [Warren Buffett] ‘s Berkshire Hathaway Company (3968900 “”) is caught hoarding up to a thousand trillion more. Analysts were confused as to why that kind of money was being held rather than used.

CNBC reported  , the  total money owned by Berkshire Hathaway currently reaches USD 128 billion or Rp 1,788 trillion (USD 1 = Rp 13,965). This heap of money is the latest record from Berkshire Hathaway.

Analysts questioned why the company owned by [Warren Buffett] (3979910 “”) did not boost spending given that there was so much funds, especially to  buyback  shares from investors so investors could profit.

In the previous quarter, Berkshire Hathaway said it  bought a  stock of as much as USD 700 million. That figure is considered by Morgan Stanley analysts to be insufficient.

PT Bestprofit Futures – Morgan Stanley said investors could be disappointed because of the lack of   stock buyback in the last quarter, UBS analysts were also surprised because Berkshire was not aggressive in making a  buyback.

Barclays analysts also say that the money deposited by Berskhire can [Warren Buffett] (3967915 “”) use it for positive things for the company.

“Berkshire now has more than $ 100 billion in cash that can be immediately used for acquisitions that trigger growth to strengthen organic growth, as well as investment, and   stock buybacks ,” said Barclays analyst Jay Gelb.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures