Rupiah Masih akan Bergejolak di Tahun Politik

 Rupiah Masih akan Bergejolak di Tahun Politik

PT Bestprofit Futures, Ekonom Faisal Basri mengatakan bahwa kestabilan nilai tukar rupiah masih akan menghadapi tantangan di tahun politik. Bahkan rupiah dinilai masih mengalami pelemahan di 2019 ini.

Faisal mengatakan, meski di awal tahun waktu rupiah sempat menguat ke level 13.000 per dolar AS, tetapi saat ini rupiah kembali ke 14.000 per dolar AS.

“Rupiah tidak menguat secara signifikan, masih akan naik turun. Secara psikologis dan historis rupiah masih akan melemah,” ujar dia dalam Market Outlook 2019 Mandiri Manajemen Investasi di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

BACA JUGA

Tekanan terhadap rupiah masih bersumber dari defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD). Oleh sebab itu, penting bagi pemerintah untuk menurunkan CAD agar rupiah bisa menguat dan stabil di 2019.

“Karena masih CAD, kalau current account ini defisit ya rupiah melemah. Karena CAD ini terdiri dari ekspor impor barang dan jasa. Nah kalau utang tidak setiap bulan. Jadi (penguatan) rupiah yang mengandalkan utang tidak akan sustainable. Tapi kalau mengandalkan CAD bisa sustain,” kata dia.

Selain itu, meski ekspor dan impor merupakan kegiatan yang wajar dilakukan oleh sebuah negara, namun Indonesia harus bisa menekan impor khususnya untuk barang-barang yang sebenarnya bisa diproduksi di dalam negeri dan menggenjot ekspor nonmigas.

“Ekspor-impor sebetulnya suatu hal yang lumrah dilakukan oleh suatu negara. Kalau kita tidak bisa bikin suatu produk, ya terpaksa impor. Tapi kita juga harus jual produk kita ke pasar negara lain. Ini supaya seimbang,” tandas dia.

2 dari 3 halaman

Rupiah Hari Ini

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Rabu pekan ini. Pernyataan Presiden AS Donald Trump menjadi pendorong penguatan rupiah.

Mengutip Bloomberg, Rabu (13/2/2019), rupiah dibuka di angka 14.033 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.067 per dolar AS. Menjelang siang, rupiah terus menguat hingga 14.018 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.014 per dolar AS hingga 14.036 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah menguat 2,55 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.027 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan paatokan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.088 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, pasar memberi respons positif terhadap potensi kesepakatan perdagangan AS-China dengan pernyataan Trump yang menginginkan pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping. Padahal beberapa waktu lalu Presiden Trump memberi pernyataan sebaliknya.

“Rupiah akan menguat merespons euforia potensi kesepakatan dagang antara AS-China,” ujar Lana dikutip dari antara.

Sebelumnya, pernyataan Trump yang menyebutkan pertemuannya dengan Xi Jinping kemungkinan besar dilakukan setelah 1 Maret 2019, yaitu tenggat waktu pelaksanaan tarif terhadap seluruh barang impor dari China, memberikan kekhawatiran terhadap pasar.

Rupiah kemungkinan menguat ke level 14.000 per dolar AS sampai 14.050 per dolar AS,” ujar Lana.

best jakarta, profit jakarta, futures jakarta, bpf jakarta, bestprofit jakarta, best profit,
best profit futures jakarta, pt bestprofit, pt best profit, PT Bestprofit Futures, pt best profit futures jakarta

Dolar AS Perkasa, Harga Emas Tumbang

Dolar AS Perkasa, Harga Emas Tumbang

PT Bestprofit Futures, Chicago – Harga emas turun pada hari Senin (Selasa pagi WIB) karena investor lebih menyukai keamanan dolar dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat karena perang dagang Amerika Serikat (AS)-China dapat memperlambat pertumbuhan global.

Dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.308,18 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 0,5 persen menjadi USD 1.311,9 per ounce.

“Faktor besar di sini adalah penguatan dolar AS, yang didukung oleh sengketa perdagangan,” kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas TD Securities di Toronto.

“Belum tercapainya kesepakatan antara AS dan China melemahkan mata uang pasar berkembang global dan itu berarti, secara relatif, dolar AS lebih baik, yang negatif untuk emas,” katanya.

best jakarta, Pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing dijadwalkan untuk dilanjutkan pekan ini dengan delegasi pejabat AS yang melakukan perjalanan ke China untuk putaran negosiasi berikutnya.

Tetapi Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengatakan dia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret, mengurangi harapan bahwa pakta perdagangan mungkin dapat dicapai dengan cepat.

Indeks dolar berada pada level tertinggi dalam hampir delapan minggu, yang dapat mengurangi permintaan untuk logam di antara pemegang mata uang lainnya.

“Keuntungan di AS dan pasar saham dunia juga merupakan elemen bearish untuk logam safe-haven,” Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menulis dalam sebuah catatan kepada klien.

Emas bisa rentan terhadap koreksi lebih banyak jika dolar menguat lebih lanjut, kata para analis.

bpf jakarta,  “Dengan angka ketenagakerjaan AS masih cukup kuat dan orang-orang bergerak ke dolar untuk tujuan safe-haven, benar-benar tidak ada alasan mengapa emas harus lepas landas jauh lebih tinggi,” kata Bart Melek dari TD Securities.

Tetapi harga emas bertahan di atas level kunci USD 1.300 per ounce, didukung oleh ketidakpastian seputar kebijakan moneter Federal Reserve AS dan kemungkinan kembali ditutupnya pemerintah AS, kata para analis.

Harga emas harus tetap berkisar sampai ada kejelasan di bagian depan perdagangan dan penutupan pemerintah, analis Oanda Edward Moya mengatakan dalam sebuah catatan penelitian.

Sementara itu, platinum turun 1,8 persen menjadi USD 783,5 per ounce, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 2 Januari di USD 779,5. Palladium turun 1,4 persen menjadi USD 1.383 per ounce, sementara perak turun hampir 1 persen menjadi USD 15,67.

best jakarta, profit jakarta, futures jakarta, bpf jakarta, bestprofit jakarta, best profit,
best profit futures jakarta, pt bestprofit, pt best profit, PT Bestprofit Futures, pt best profit futures jakarta

Dibayangi Aksi Ambil Untung, IHSG Rawan Terkoreksi

Dibayangi Aksi Ambil Untung, IHSG Rawan Terkoreksi

PT Bestprofit Futures, Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak melemah pada perdagangan saham di awal pekan ini. Sentimen eksternal hingga internal diyakini akan mempengaruhi pola gerak IHSG pada hari ini.

Dari faktor eksternal, laju IHSG akan didominasi oleh perkembangan pembahasan perang dagang antara dua negara adidaya yaitu Amerika Serikat (AS)-China. Sedangkan sisi internal, hasil rilis laporan keuangan emiten kuartal IV 2018 akan mewarnai pergerakan indeks.

“Pergerakan dalam satu pekan kedepan yakni Senin-Jumat masih terdapat potensi profit taking(melemah) dalam perjalanannya. Namun tetap punya potensi menutup akhir Jumat depan dengan penguatan terbatas,” ungkap Managing Director Jagartha Advisors FX Iwan saat dihubungi best profit futures jakarta, Senin (11/2/2019).

Dengan masih dibayangi aksi profit taking domestik, menurutnya, IHSG kemungkinan terkoreksi dengan bergerak pada level 6,425-6,650.

“Itu karena melihat kenaikan indeks yang sudah mencapai +5.28 persen year-to-date (YTD),” imbuhnya.

Melanjutkan, Kepala Riset Narada Kapital Kiswoyo Adi Joe menjelaskan, IHSG secara teknikal akan melaju melemah pada level support 6.450 dan resistance di 6.700.

Sementara itu, untuk saham rekomendasi hari ini, kata Iwan, anjuran saham yang dapat dijadikan pilihan adalah saham-saham dengan kapitalisasi besar yang menjadi incaran investor asing saat kembali ke pasar domestik.

Itu antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT H.M Sampoerna Tbk (HMSP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Sedangkan menurut Kiswoyo saham cuan ialah saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

best jakarta, profit jakarta, futures jakarta, bpf jakarta, bestprofit jakarta, best profit,
best profit futures jakarta, pt bestprofit, pt best profit, PT Bestprofit Futures, pt best profit futures jakarta

Wall Street Kembali Tergelincir Kekhawatiran Perang Dagang

Wall Street Kembali Tergelincir Kekhawatiran Perang Dagang

Liputan6.com, Jakarta – Wall Street merosot pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi waktu Jakarta). Pelemahan tersebut terjadi karena kekhawatiran investor bahwa Amerika Serikat (AS) dan China tidak akan dapat mendapat kesepakatan perdagangan sehingga bisa meningkatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Mengutip Reuters, Jumat (8/2/2019), Dow Jones Industrial Average turun 220,77 poin atau 0,87 persen menjadi 25.169,53. Untuk S&P 500 kehilangan 25,56 poin atau 0,94 persen menjadi 2.706,05. Sedangkan Nasdaq Composite turun 86,93 poin atau 1,18 persen menjadi 7.288,35.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dirinya tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas waktu yang ditetapkan oleh kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan yaitu pada 1 Maret

“Pernyataan tersebut memunculkan kembali ketakutan akan pertumbuhan ekonomi globall sehingga mendorong tekanan kepada bursa saham AS,” tutur analis Wells Fargo Investment Institute, St. Louis, AS, Veronica Willis.

Tekanan kepada Wall Street sedikit mereda menjelang akhir perdagangan karena indeks S&P 500 telah menembus level teknis di 2.700 sehingga kembali mendorong pelaku pasar untuk melakukan pembelian.

“Jika indeks utama S&P 500 telah menembus level psikologis tersebut membuat pelaku pasar melakukan aksi beli,” kata Michael Antonelli, managing director of institutional sales trading, Robert W. Baird, Milwaukee, AS.

Namun memang, sektor yang mengalami kenaikan di indeks S&P 500 hanya beberapa saja yaitu utilitas dan properti. Hal tersebut menunjukkan bahwa investor masih melakukan aksi defensif.

2 dari 3 halaman

Laporan Keuangan

Hasil kinerja kuartalan yang mengecewakan para pelaku pasar juga membuat Wall Street mengalami tekanan. Dari beberapa perusahaan yang memiliki kinerja mengecewakan tersebut salah satunya adalah Twitter Inc.

Saham Twitter anjlok 9,8 persen setelah perusahaan media sosial itu meramalkan bahwa pendapatan pada kuartal pertama akan lebih lemah dari yang diharapkan karena kenaikan biaya operasional.

Saham SunTrust Banks Inc melonjak 10,2 persen setelah bank setuju untuk membeli sekitar USD 28 miliar saham oleh sesama pemberi pinjaman regional BB&T Corp, yang sahamnya naik 4,0 persen.

Berdasarkan data IBES dari Refinitiv, lebih dari separuh perusahaan yang masuk indeks S&P 500 telah melaporkan hasil kinerja kuartal IV dengan sekitar 71 persen mengalahkan estimasi laba yang diperkirakan.

Namun ternyata, dari perkiraan pertumbuhan laba kuartal IV telah mengusut menjadi 0,1 persen dari 5,3 persen di awal tahun.

Harga Emas Merosot Usai Pidato Kenegaraan Donald Trump

Harga Emas Merosot Usai Pidato Kenegaraan Donald Trump

 PT Bestprofit Futures, Harga emas berjangka melemah untuk sesi keempat berturut-turut pada Rabu waktu setempat. Namun, pasar terus berharap kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global dapat menjaga harga emas.

Harga emas untuk pengiriman April di divisi Comex susut USD 4,8 atau 0,4 persen ke posisi USD 1.314,40 per ounce. Sebelumnya harga emas sudah melemah dalam tiga sesi terakhir. Harga tersebut ditetapkan dalam titik terendah pada pekan ini.

Sementara itu, harga perak untuk pengiriman Maret susut 13,5 sen atau 0,9 persen ke posisi USD 15.701 per ounce.

“Sementara logam mulia terlihat memperpanjang kerugian dalam waktu dekat. Penguatan harga masih tetap memegang kendali dalam jangka menengah hingga panjang,” ujar Analis FXTM, Lukman Otunuga, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (7/2/2019).

“Selama kekhawatiran pertumbuhan global membebani sentimen pasar dan harapan meningkat atas the Federal Reserves mengambil jeda untuk menaikkan suku bunga pada 2019, emas akan terus bersinar,” ia menambahkan.

Otunuga menuturkan, melihat secara teknikal, harga emas berpotensi naik ke posisi USD 1.320, jika posisi USD 1.308 terbukti menjadi level yang dapat diandalkan.

“Menerobos di bawah USD 1.308 kemungkinan akan mengundang penurunan kembali ke level psikologis USD 1.300,” ujar dia.

 

2 dari 2 halaman

Menanti Perkembangan Negosiasi Perdagangan AS-China

Pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump gagal menawarkan pembaharuan mengenai perkembangan pembicaraan perdagangan antara AS-China. Perang dagang kadang mendukung pergerakan harga emas.

Analis Kitco, Jim Wyckoff menuturkan, banyak pengamat berpikir  Donald Trump akan menyebutkan secara spesifik tentang kemajuan pembicaraan perdagangan AS-China, tetapi tidak ada.

“Namun, pembicaraan perdagangan tampaknya membuat kemajuan, menjelang batas waktu awal Maret untuk capai kesepakatan,” ujar dia.

Adapun harga logam lainnya yaitu platinum melemah USD 6,1 atau 0,7 persen ke posisi USD 813,80 per ounce.

Namun, harga tembaga untuk pengiriman Maret naik dua sen atau 0,7 persen menjadi USD 2.837 per pound. Harga palladium untuk pengiriman Maret bertambah USD 10,40 atau 0,8 persen menjadi USD 1.351,60 per ounce.

best jakarta, profit jakarta, futures jakarta, bpf jakarta, bestprofit jakarta, best profit,
best profit futures jakarta, pt bestprofit, pt best profit, PT Bestprofit Futures, pt best profit futures jakarta