IHSG Ditutup Menguat ke 6.325, Sektor Industri Dasar Pimpin Kenaikan

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Selasa pekan ini.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (14/1/2020), IHSG ditutup naik 28,83 poin atau 0,46 persen ke posisi 6.325,40. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga menguat 0,69 persen ke posisi 1.032,31.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 6.325,40 dan terendah 6.298,60.

Sebanyak 165 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 219 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG ke level yang lebih tinggi. Di luar itu, 163 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 511.159 kali dengan volume perdagangan 10,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,6 triliun.

Investor asing beli saham mencapai Rp 1 triliun di total pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.670.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya tiga sektor yang melemah, yaitu perkebunan yang turun 1,14 persen, sektor infrastruktur turun 1,04 persen dan sektor pertambangan turun 0,84 persen.

Sedangkan sektor yang menguat yaitu sektor industri dasar naik 2,66 persen, sektor keuangan naik 1,13 persen dan sektor manufaktur naik 0,65 persen.

Saham Menguat dan Melemah

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain AMOR yang naik 50 persen ke Rp 2.850 per saham, PAMG menguat 34,78 persen ke Rp 93 per saham dan INDO naik 34,78 persen ke Rp 252 per saham.

Saham-saham yang melemah diantaranya POLA yang turun 28,93 persen ke Rp 140 per lembar saham, IKAI melemah 23,08 persen ke Rp 50 per lembar saham dan MTRA turun 20,99 persen ke Rp 256 per lembar saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

9 Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Naik ke 6.313,90

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Selasa pekan ini. Sebagian sektor menguat hanya ada satu sektor yang tertekan yaitu infrastruktur.

Pada prapembukaan perdagangan, Selasa (14/1/2020), IHSG menguat 12,32 poin atau 0,20 persen ke level 6.308,89. Penguatan IHSG berlanjut pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB dengan naik 16,08 poin atau 0,23 persen ke level 6.313,90.

Indeks saham LQ45 juga naik 0,34 persen ke posisi 1.029,37. Seluruh indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.317,03 dan terendah di 6.304,83. Sebanyak 126 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 39 saham melemah dan 123 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 15.764 kali dengan volume perdagangan 232,6 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 197 miliar.

Investor asing beli saham Rp 2,1 miliar di pasar regular, dan posisi rupiah di angka 13.658 per Dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu yang berada di zona merah yaitu sektor infrastruktur yang turun 0,40 persen.

Sedangkan sektor yang naik dipimpin oleh perkebunan yang melonjak 0,57 persen. Kemudian diikuti sektor industri dasar naik 0,55 persen dan sektor keuangan naik 0,54 persen.

Saham yang Menguat dan Melemah

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang menguat seiring kenaikan IHSG, antara lain AMOR naik 50 persen menjadi Rp 2.850 per lembar saham, INDO naik 34,76 persen menjadi Rp 252 per lembar saham dan CSRA menguat 19,39 persen menjadi Rp 400 per lembar saham.

Sementara saham yang melemah dan menahan penguatan IHSG diantaranya KOTA yang turun 11,59 persen ke Rp 50 per lembar saham, IPTV turun 7,62 persen ke Rp 412 per lembar saham dan MINA melemah 6,85 persen ke Rp 272 per lembar saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

BEI Duga Ada 41 Saham Gorengan di 2019

PT Bestprofit Futures – Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengidentifikasi adanya 41 saham yang diduga sebagai saham gorengan sepanjang 2019.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widito Widodo menyampaikan, nilai Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) 41 perusahaan tersebut kecil, hanya sekitar 8,3 persen dari transaksi harian di 2019 yang mencapai Rp 9,1 triliun.

“Jadi ada 41 saham yang kita identifikasi. Itu volumenya besar karena recehan nilainya, tapi value traded-nya kecil, hanya 8,3 persen,” terang Laksono di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Laksono pun menjelaskan indikator BEI mensinyalir bahwa 41 saham gorengan tersebut. Hal pertama yakni terkait adanya kenaikan harga terhadap fundamental perusahaan yang dinilai tak wajar.

PT Bestprofit Futures – “Jadi informasi itu yang kami himpun, karena laporan keuangannya mudah didapat sebagai bursa. Yang kedua juga mendengar input dari market, ada perusahaan yang kita lihat kenaikannya tak wajar,” paparnya.

Namun demikian, ia belum mau menyebutkan siapa saja nama-nama saham yang teridentifikasi gorengan tersebut, lantaran BEI baru memasuki tahap identifikasi.

“Untuk menghormari asas praduga tak bersalah, jadi kami belum bisa sebutkan siapa saja,” ujar Laksono.

BPK Catat Jiwasraya Rugi Rp 10,4 T Akibat Investasi Saham Gorengan

PT Bestprofit Futures – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat PT Asuransi Jiwasraya mengalami indikasi kerugian sebesar Rp 10 triliun akibat investasi pada saham gorengan. Saham gorengan yang dimaksud adalah perusahaan menyimpan dana pada saham-saham berkualitas rendah.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, dalam proses jual beli saham pihak Jiwasraya terlibat dalam permainan negosiasi harga saham. Padahal seharusnya sebagai investor, seharusnya Jiwasraya tidak memiliki hak untuk menentukan harga saham.

PT Bestprofit Futures – “Jual beli dilakukan dengan pihak tertentu secara negosiasi agar bisa memperoleh harga tertentu yang diinginkan. Kepemilikan saham tertentu melebihi batas maksimal, yaitu di atas 2,5 persen,” ujar Agung di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Rabu (8/1/2019).

Adapun saham-saham yang dimaksud adalah beberapa saham dengan kode SMBR, BJBR dan PPPRO. Untuk ketiga saham ini, indikasi kerugian sementara tercatat sekitar Rp 4 triliun.

“Indikasi kerugian sementara Jiwasraya atas transaksi tersebut diperkirakan sekitar Rp 4 triliun,” papar Agung.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

Simak Kinerja Investasi Saham Asabri di 14 Emiten

PT Bestprofit Futures – Jakarta – BUMN asuransi dan dana pensiun khusus TNI dan Polri, PT Asabri (Persero), tercatat memiliki portofolio saham yang sebagian besar nilainya mengalami pertumbuhan negatif.

Hal ini terlihat melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Data-data yang tercatat menunjukkan beberapa saham yang dimiliki Asabri dengan porsi cukup besar mengalami kerontokan.

Dari 14 emiten yang termasuk ke dalam portofolio, sebagian besar nilainya anjlok hingga 80 persen dan kepemilikannya di atas 5 persen.

Menurut analis saham dari Universal Broker Indonesia Satrio Utama, portofolio saham Asabri sebenarnya masih lebih kecil dibanding Jiwasraya.

“Kalau lihat portofolio sahamnya, ini memang tidak sebesar Jiwasraya, ini akan lebih mudah jadi kasus korupsi ketimbang Jiwasraya,” ujar Satrio.

Daftar Pergerakan Saham Investasi Asabri

PT Bestprofit Futures – Berikut ialah daftar lengkap pergerakan saham Asabri yang nilainya jatuh, mulai dari Januari 2019 hingga Januari 2020 (per lembar saham):

1. Bank Yudha Bakti (BBYB)

Januari 2019: Rp 268, Januari 2020: Rp 268

2. Alfa Energi Investama Tbk PT (FIRE)

Januari 2019: Rp 7067, Januari 2020: Rp 354

3. Hartadinata Abadi Tbk PT (HRTA)

Januari 2019: Rp 258, Januari 2020: Rp 210

4. PT. Island Concepts Indonesia Tbk (ICON)

Januari 2019: Rp 101, Januari 2020: Rp 70

5. Inti Agri Resources Tbk (IIKP)

Januari 2019: Rp 233, Januari 2020: Rp 50

6. Indofarma Tbk (INAF)

Januari 2019: Rp 5048, Januari 2020: Rp 846

7. Hanson Internasional Tbk (MYRX)

Januari 2019: Rp 111, Januari 2020: Rp 50

8. Pelat Timah Nusantara Tbk (NKL)

Januari 2019: Rp 3277, Januari 2020: Rp 740

9. Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR)

Januari 2019: Rp 4593, Januari 2020: Rp 440

10. Pool Advista Finance Tbk (POLA)

Januari 2019: Rp 1707, Januari 2020: Rp 262

11. Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)

Januari 2019: Rp 5119, Januari 2020: Rp 156

12. PP Properti Tbk (PPRO)

Januari 2019: Rp 152, Januari 2020: Rp 66

13. Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU)

Januari 2019: Rp 62, Januari 2020: Rp 50

14. SMR Utama Tbk (SMRU)

Januari 2019: Rp 481, Januari 2020: Rp 50

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures

IHSG Menghijau, Rupiah Kini di Posisi 13.855 per Dolar AS

PT Bestprofit Futures – Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan hari ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Kamis (9/1/2020), IHSG menguat 22,97  poin atau 0,437 persen ke level 6.248,66.

IHSG menguat kembali pada pembukaan pukul 09.00 WIB. IHSG naik 25,3 poin atau 0,41 persen menjadi 6.251,02.

Indeks saham LQ45 juga turun 0,65 persen ke posisi 1.012,08. Sebagian besar indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.253,39 dan terendah di 6.247,89. Sebanyak 72 saham menguat dan mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 18 saham melemah dan 45 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 2.528 kali dengan volume perdagangan 45,2 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 39,8 miliar.

Investor asing jual saham Rp 799,3 juta di total pasar, dan posisi rupiah di angka 13.855 per Dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor saham yang berada di zona merah. Sektor yang menguat paling tinggi adalah industri dasar yang naik 0,66 persen. Disusul sektor keuangan yang menguat 0,67 persen dan sektor infrastruktur yang naik 0,60 persen.

Saham-saham yang menguat seiring kenaikan IHSG, antara lain AMAR naik turun 68,9 persen menjadi Rp 294 per lembar saham dan KPAL naik 13,89 persen menjadi Rp 164.

Penutupan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada penutupan perdagangan hari ini. Investor asing jual saham mencapai Rp 17,69 miliar di pasar regular.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (8/1/2020), IHSG ditutup terjun 53,65 poin atau 0,85 persen ke posisi 6.225,68. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 0,91 persen ke posisi 1.005,45.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 6.250,12 dan terendah 6.218,13.

Sebanyak 304 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 104 saham menguat dan 129 saham diam di tempat.

PT Bestprofit Futures – Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 475.592 kali dengan volume perdagangan 8,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6,6 triliun.

Investor asing jual saham mencapai Rp 17,69 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.893.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya satu sektor yang berada di zona hijau yaitu sektor pertambangan yang turun 0,68 persen.

Sementara sektor yang melemah dipimpin oleh sektor industri dasar yang anjlok 2,15 persen. Kemudian sektor perkebunan yang turun 1,55 persen dan sektor konstruksi turun 1,06 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit, PT Bestprofit Futures