BEST PROFIT FUTURES – Emas sebagai logam mulia sangat  bernilai harganya dimata masyarakat sampai saat ini. Menyebut kata “Emas” selain harganya yang mahal juga karena rupanya yang elok sehingga membuat orang tertarik memilikinya. Namun saat ini banyak masyarakat yang menjadikan emas sebagai ladang mencari keuntungan. Dengan jalan berinvestasi, emas menjadi pilihan yang paling menarik dan terus berkembang hingga sekarang ini.Investasi emas memang sangat menggiurkan, selain menghasilkan banyak keuntungan, juga mudah dicairkan dalam bentuk uang. Sehingga masyarakat lebih banyak memilih emas untuk memenuhi kebutuhan jangka panjangnya.

Berinvestasi di emas selain memahami cara dan keuntungannya, harus mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kenaikan harga emas. Hal ini penting agar dapat memilih dan menganalisis keuntungan dan risiko yang mungkin dihadapi. Faktor yang dapat menjadi penentu kenaikan harga emas antara lain:

– Nilai mata uang dollar

Dollar merupakan mata uang yang sangat berpengaruh terhadap sistem perekonomian dunia. Pengaruh tersebut dapat dilihat dari mata uang dunia yang diperdagangkan berpasangan atau pair dengan dollar. Selain Dollar, Euro juga memberi pengaruh kuat. Jika nilai mata uang dollar melemah terhadap nilai Euro, maka harga emas naik sehingga masyarakat menjadika investasi emas sebagai alternatif untuk lindung nilai.

– Nilai mata uang rupiah

Nilai rupiah tidak berpengaruh terhadap sistem perekonomian dunia, sehingga jika mata uang rupiah mengalami penurunan maka harga emas akan meningkat di Indonesia. Perlu diketahui bahwa penetapan harga emas di tentukan oleh pasar dunia. Karena pasar dunia menggunakan dollar, sehingga jika nilai rupiah lemah maka harga emas semakin tinggi.

– Harga minyak dunia

Naiknya harga minyak dunia mempengaruhi inflasi, sehingga jika harga minyak naik maka emas dapat dijadikan pilihan yang baik untuk lindung nilai.

– Inflasi

Masyarakat menjadikan investasi emas untuk menangkal inflasi yang tidak menentu. Jika inflasi meningkat maka harga emas pun meningkat. Oleh karena itu emas dapat dijadikan lindung nilai ketika perekonomian tidak menentu.

– Konsumsi emas dunia

Tingginya harga emas dipengaruhi oleh permintaan emas yang terus meningkat. Contoh negara dengan permintaan emas tertinggi adalah China dan India dimana masyarakatnya sering menyimpan emas.

– Keadaan politik

Perkembangan politik dunia sangat berpengaruh terhadap bursa saham di dunia, seperti krisis dunia, terjadinya perang, perkembangan perusahaan-perusahaan besar dunia. Faktor tersebut dapat menyebabkan harga emas mengalami kenaikan.

– Devisa

Salah satu faktor yang mempengaruhi meningkatnya harga emas karena pengaruh keseimbangan emas. Sebagai contoh Bank sentral akan meningkatkan cadangan emasnya jika valuta asing mengalami kondisi yang kacau, sehingga permintaan emas meningkat apalagi jika bagi negara yang memiliki cadangan devisa yang besar.

Beberapa faktor diatas perlu dipahami ketika ingin mencoba investasi emas, pengaruh kondisi politik dan perekonomian dunia menjadi hal yang paling berkaitan dengan harga emas. Selain itu permintaan emas yang terus meningkat di masyarakat bertolak dengan terbatasnya ketersediaan emas di dunia. Sehingga nilai emas dimungkinkan akan mengalami peningkatan. Atas dasar tersebut orang-orang berpindah investasi di emas untuk kebutuhan jangka panjang mereka karena dirasa lebih menguntungkan.

Keuntungan tersebut biasanya didapatkan setelah 2 sampai 3 tahun, karena kenaikan harga yang dihasilkan bisa berkali-kali lipat ketika dijual kembali. Berbeda jika memilih untuk di investasikan dalam waktu singkat, hasilnya kurang begitu besar. Semua jenis investasi emas ini memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda, tetapi emas walaupun memiliki risiko kerugian yang menurut orang cukup besar, emas tetap difavoritkan dikalangan investor jika dibandingkan dengan investasi lainnya.Oleh karena itu sebaiknya selalu mengikuti tren perkembangan ekonomia dunia, agar dapat menganalisis untung dan rugi dengan baik.