Bestprofit Futures Jakarta

Pertanyaan: Saya seorang karyawan dengan pendapatan bulanan sekitar Rp 2,5 juta. Dan di samping itu saya memiliki bisnis kecil (jual voucher HP) yang pendapatan bulanannya tidak tentu. Bisa lebih besar atau lebih kecil dari penghasilan bulanan sebagai karyawan.

Nah saya ingin tanyakan, mana yang terbaik saya lakukan menurut Bapak, menginvestasikan sejumlah uang yang dari gaji atau dari usaha?

Seno – Sleman Yogya

Jawaban:
Halo mas Seno di Yogya,

Memiliki penghasilan memang harapan semua orang mas Seno. Apalagi untuk Anda, suatu berkah lho bisa memiliki penghasilan rangkap. Nggak semua orang memiliki kesempatan baik seperti Anda. Selamat ya mas Seno.

Jujur saja, saya menjadi tambah kagum setelah Anda mengatakan bahwa Anda akan menginvestasikan sebagian penghasilan Anda. Wah itu bagus sekali. Sebab banyak orang yang mudah mencari uang tapi sangat sulit untuk mengatur dan mengelolanya agar bermanfaat untuk pribadinya.

Penghasilan dari gaji yang bersifat tetap dan usaha yang bersifat tidak tetap memang berbeda.Secara mudah saya katakan bahwa adalah lebih mudah bila Anda menginvestasikan dana yang berasal dari gaji. Mengapa demikian? Karena gaji yang sifatnya tetap membuat Anda mudah untuk mengatur persentase atau jumlah yang akan disisihkan.

Tapi bukan berarti penghasilan dari usaha tidak bisa menjadi sumber investasi lho. Anda bisa melakukan beberapa cara yang menurut Anda paling pas.

1. Dengan Persentase.
Caranya adalah dengan menyisihkan berdasarkan persentase yang Anda sepakati. Misalnya berapa pun penghasilan yang ada, tinggal disisihkan berdasarkan persentase yang ditentukan. Misalnya 20% dari penghasilan usaha. Artinya berapapaun penghasilan diperoleh, akan disisihkan sebesar 20%. Katakan Anda memiliki penghasilan Rp.1 juta dari usaha. Berarti harus menyisihkan Rp.200 ribu untuk investasi. Begitu seterusnya berapapun nilai penghasilan Anda dari usaha.

2. Penggabungan antara tetap dan tidak tetap.
Kalau dirasa cara pertama tidak pas karena jumlahnya tidak tetap sehingga menurut Anda tidak sesuai, mungkin cara kedua ini bisa dipakai. Gabungkan saja sebagian hasil gaji tetap dengan hasil pendapatan usaha. Misalnya di tiap penghasilan baik itu gaji atau usaha Anda akan mengambil Rp 100 ribu untuk investasi tidak peduli berapapun penghasilan usahanya. Ini bisa juga Anda lakukan.

Nah Mas Seno, tidak menjadi masalah pilihan apa yang anda ambil, yang penting adalah konsistensi Anda dalam berinvestasi.

Selamat berinvestasi ya Mas.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)