Bestprofit Futures Jakarta

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (22/7) sore, bergerak menguat sebesar empat poin menjadi Rp 13.103 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 13.107 per dolar AS.

“Di tengah minimnya sentimen positif baik dari dalam negeri maupun eksternal membuat laju mata uang rupiah relatif terbatas,” kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta.

Menurut dia, Bank Indonesia yang memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI Rate) pada Kamis (21/7) kemarin, masih dinilai positif oleh sebagian investor, keputusan otoritas moneter itu menunjukkan kondisi perekonomian domestik dalam keadaan stabil. Di sisi lain, kata dia, harga minyak mentah dunia yang bervariasi turut mempengaruhi laju mata uang komoditas, salah satunya rupiah bergerak terbatas. Harga minyak jenis WTI Crude melemah 0,16 persen menjadi 44,68 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,13 persen menjadi 46,26 dolar AS per barel.

Ekonom Mandiri Sekuritas Leo Rinaldy menambahkan bahwa sikap Bank Indonesia mempertahankan BI Rate menunjukkan kebijakan moneter sebelumnya masih cukup mendukung momentum pertumbuhan ekonomi.
“Namun, kami tetap berpegangan pada prediksi kami sebelumnya bahwa pelonggaran moneter masih dibutuhkan. Karena itu, dengan risiko penurunan yang masih ada dan ekspektasi untuk ruang fiskal yang lebih terbatas, pelonggaran moneter lanjutan masih dibutuhkan untuk menghadapi risiko di semester kedua 2016,” katanya. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada hari Jumat mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat menjadi Rp 13.102 dibandingkan Kamis (21/7) Rp 13.122.

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,46% atau 61 poin ke 13.278 per dolar AS pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (20/6/2016) Bestprofit Futures Jakarta.

Sebelumnya, mata uang Garuda itu juga sukses ditutup menguat pada perdagangan Jumat (17/6/2016).

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat sebesar 0,27% atau 36 poin ke Rp13.339 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, rupiah berfluktuasi, dan ditransaksikan pada kisaran Rp13.331 – Rp13.377 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,65% atau 87 polin ke Rp13.252 per dolar AS setelah diperdagangkan pada kisaran Rp13.252 – Rp13.287 per dolar AS.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)