http://bisnis.news.viva.co.id

IHSG juga merosot 0,30 persen.

VIVA.co.id – Mata uang Euro dan bursa Asia, Senin, 15 Juni 2015, dibuka merosot, setelah Yunani gagal mencapai kesepakatan dengan para kreditor untuk menyelesaikan masalah utangnya.

Minggu, 14 Juni 2015, Yunani gagal mencapai kesepakatan untuk mendapatkan dana baru guna membayar utang US$1,79 miliar yang akan jatuh tempo akhir bulan ini. Hal itu menyebabkan mata uang euro melemah terhadap mata uang dunia lainnya.
Seperti dikutip dari Reuters, mata uang Euro turun 0,4 persen menjadi US$1,12 per euro. Euro juga turun 0,4 persen terhadap mata uang Jepang, Yen, menjadi 138,49 yen per euro.
Sementara, Bursa Asia, Senin ini, dibuka merosot dipicu oleh ketidakpastian penyelesaian krisis utang Yunani. Indeks Asia Pasifik, MSCI, turun 0,4 persen, dan Indeks Nikkei Jepang merosot 0,4 persen.
Indeks Nikkei dibuka turun di level 20.205,10 melemah 202 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pagi ini, juga merosot 0,30 persen menjadi 4.920,  dari penutupan pekan lalu.
Pasar terus mengawasi krisis utang Yunani, dan agenda Bank Sentral AS yang akan mengadakan rapat dua hari mulai Selasa nanti. Para investor optimis The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya karena didukung oleh data ekonomi AS yang tumbuh.