Koreksi Saham Energi Menyeret Wall Street ke Zona Merah

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari detik.com

Traders work on the floor of the New York Stock ExchangePasar saham Wall Street berakhir turun dan menjauh dari posisi rekor intraday. Saham-saham energi terkena koreksi menyusul rencana program stimulus bank sentral Eropa.

 

Investor juga menahan diri sambil menunggu pengumuman data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan Jumat waktu setempat. Prediksi analis ada 225.000 tenaga kerja baru di Agustus kemarin.

 

“Aksi tunggu ini membuat pasar bergerak tipis dalam perdagangan yang sepi,” kata Kim Forrest, analis saham senior dari Fort Pitt Capital Group di Pittsburgh, seperti dikutip Reuters, Jumat (5/9/2014).

 

Indek sektor energi memimpin pelemahan dengan koreksi 1,3%. Tak hanya saham perusahaan minyak, saham perusahaan jasa pengeboran juga ikut melemah.

 

Indeks Dow and S&P 500 sempat menyentuh rekor intraday tertinggi tak lama setelah European Central Bank (ECB) mengumumkan rencana pemberian stimulus. Sayangnya posisi tersebut ditinggalkan setelah saham energi terkoreksi.

 

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 8,7 poin (0,05%) ke level 17.069,58. Indeks S&P 500 turun 3,07 poin (0,15%) ke level 1.997,65. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 10,28 poin (0,22%) ke level 4.562,29.

 

(ang/ang)