http://www.tempo.co

INFO TEMPO – Indonesia terus membenahi layanan kesehatan. Anggapan bahwa biaya pengobatan kian mahal dan karenanya orang miskin dilarang sakit, pelan-pelan berubah. Per 1 Januari 2014 lalu, pemerintah menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi masyarakat, melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kehadiran BPJS Kesehatan menjadi jawaban atas tuntutan pelayanan kesehatan yang terjangkau. Dengan skema asuransi, masyarakat cukup membayar premi sebesar Rp25.500,- per bulan untuk perawatan kelas III,  Rp42.500,- per bulan untuk kelas II, dan  Rp59.500,-  per bulan untuk kelas I.

Berdasarkan Undang – Undang No 24 Tahun 2011 tentang BPJS, pelayanan kepada peserta jaminan kesehatan harus memperhatikan mutu  dan kualitas pelayanan, berorientasi pada aspek keamanan pasien, efektivitas tindakan, kesesuaian dengan kebutuhan pasien serta efisiensi biaya.

Bayangkan, dengan membayar premi sebesar 25 ribu sampai 60 ribu per bulan, masyarakat sudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Tentu berbeda situasinya  ketika dulu layanan kesehatan menjadi sesuatu yang mewah.

Dulu, demi mendapatkan pengobatan murah, masyarakat harus mengurus banyak surat; dari surat keterangan tidak mampu sampai surat minta keringanan pembiayaan. Prosesnya pun berlarut. Padahal, pengobatan penyakit tak bisa menunggu dan penanganan harus segera dilakukan.

Walaupun demikian,  antusiasme masyarakat terhadap program layanan kesehatan BPJS harus didukung dengan kemudahan proses pendaftaran dan pembayarannya. Untuk itu BPJS Kesehatan bekerjasama dengan tiga bank BUMN untuk melayani masyarakat seluruh Indonesia.

Sebagai Bank yang berorientasi pada pelayanan terbaik, Bank Mandiri hadir sebagai solusi proses pendaftaran dan pembayaran premi yang mudah untuk masyarakat. Sejak  awal 2014 lalu, Bank Mandiri resmi menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam proses pendaftaran maupun pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Melalui sinergi Bank Mandiri dan BPJS Kesehatan, pendaftaran kini dapat dilakukan di 104 kantor cabang Bank Mandiri yang ditunjuk. Hal ini tentu memudahkan masyarakat dan memberikan alternatif tempat pendaftaran selain di kantor cabang BPJS Kesehatan.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyediakan seluruh channel unggulannya untuk memudahkan pembayaran premi. Peserta BPJS Kesehatan misalnya, dapat menggunakan Mandiri Internet Banking, Mandiri ATM, Mandiri SMS Banking & Mandiri Mobile Banking untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Bahkan, Bank Mandiri juga menyediakan layanan auto debet bagi nasabah yang menjadi peserta BPJS Kesehatan. Mudah, murah dan sama sekali tidak rumit.

Bank Mandiri juga memberikan layanan terbaik untuk memudahkan perusahaan yang melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan Perusahaan / Badan Usaha bagi karyawannya. Dalam waktu dekat, Bank Mandiri juga akan mengembangkan layanan registrasi online yang akan memudahkan perusahaan untuk mendaftar sampai dengan membayar premi BPJS Kesehatan bagi karyawan.  Seperti diketahui bahwa per 1 Januari 2015, Perusahaan wajib mengikutsertakan karyawannya dalam program BPJS Kesehatan.

Kesehatan tentu harus dijaga. Tapi percayalah, mengobati penyakit ke rumah sakit kini tak lagi rumit.