http://bisnis.news.viva.co.id

VIVA.co.id – Harga emas kembali naik lebih tinggi pada perdagangan Rabu atau Kamis waktu Indonesia. Naiknya harga emas terjadi setelah ketidakpastian Bank Sentral  Amerika Serikat, The Federal Reserve, terkait suku bunga.

Mengutip CNBC, Kamis 30 Juli 2015, setelah pertemuan selama dua hari para pejabat Fed mengatakan mereka merasa perekonomian telah mengatasi perlambatan kuartal pertama.  Pernyataan itu menngisyaratkan ekonomi AS dan pasar kembali menguat.

“Pasar tidak bisa memutuskan apakah Fed telah bergerak sedikit lebih jauh dari kenaikan September,” kata Tai Wong, Direktur dasar dan logam mulia perdagangan untuk BMO Capital Markets di New York.

Wong menambahkan pernyataan itu hampir identik dengan yang di bulan Juni.

Harga emas di pasar spot naik 0,14 persen pada $ 1,096.50 per ons. Emas untuk pengiriman Agustus ditutup turun 0,3 persen pada US$1,092.60 per ons.

Para pembuat kebijakan diharapkan menegaskan kembali bahwa hanya tanda-tanda  konsisten dari ekonomi AS dan pasar yang kuat yang akan menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.