Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 2wSaham-saham mengambil posisi beragam pada penutupan perdagangan Rabu di Bursa Efek New York, Amerika Serikat. Kondisi dipengaruhi oleh sorotan terhadap laporan ekonomi dan hasil pertemuan bank sentral.

 

Seperti diberitakan CNBC, Kamis 4 September 2014, langkah kebijakan Bank Sentral Eropa di Jackson Hole, AS mendapat perhatian para investor.

 

Kalangan analis menyatakan bahwa pasar menantikan langkah Bank Sentral Eropa yang dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan stimulus moneter terkait program pembelian obligasi di penghujung pertemuan kebijakan bulanan bank sentral di AS itu pada Kamis waktu setempat.

 

“Itu jelas akan menjadi hal yang sangat penting,” ujar Scott Brow, analis dari Raymond James.

 

Menurut Brown, pasar berharap ada beberapa pelonggaran kuantitatif dari ECB sehingga meredakan kekhawatiran.

 

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 10,72 poin (0,06 persen) pada level 17.078,28. Sagam Merck memimpin keuntungan indeks blue chips, sedangkan saham Nike dan Home Depot justru melambat.

 

Indeks S&P 500 ditutup di atas level patokan 2.000,72, turun 1,56 poin (0,8 persen). Saham di sektor utilitas memimpin keuntungan, sedangkan sektor teknologi informasi paling terpukul karena penurunan saham Apple.

 

Adapun indeks Nasdaq ditutup turun 25,6 poin (0,56 persen) ke level 4.572,57.

 

Volume yang diperdagangkan di Bursa Efek New York mencapai 614 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,8 miliar unit saham. (ita)