Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 1yIndeks saham utama Amerika Serikat rally dengan indeks S&P 500 untuk pertama kalinya ditutup mendekati level 2.000 pada akhir perdagangan Senin waktu New York.

 

Hal itu dipicu, seperti dikutip dari laman CNBC, Selasa 26 Agustus 2014, karena optimisme investor bahwa Bank Sentral Eropa akan memulai langkah lebih lanjut untuk merangsang ekonomi kawasan Eropa.

 

“Penutupan mendekati level 2.000 akan menjadi titik untuk bangkit dan naik lebih tinggi, karena memberikan rasa percaya diri pada investor, ini adalah pertanda psikologis, bukan tanda teknis,” ujar JJ Kinahan, Chief Strategist di TD Ameritrade.

 

Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, pada acara pertemuan para gubernur bank sentral di Jackson Hole, Wyoming, menyerukan agar bank sental meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter.

 

“Keuntungan besar pada perdagangan Senin yakni komentar Draghi yang memberikan jaminan bahwa mereka akan menjaga pasarnya tetap sehat,” imbuhnya.

 

The CBOE Volatilitas Index (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari kecemasan di pasar, berbalik naik lebih tinggi, yakni 2 persen menjadi 11,7.

 

Setelah menguat 123 poin, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 75,65 poin (0,4 persen) ke level 17.076,87. Saham JPMorgan Chase dan Goldman Sach Group menjadi saham bluechip yang memimpin kenaikan 24 dari 30 komponen penyokong utama indeks.

 

Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 9,52 poin (0,5 persen) ke level 1.997,92, dengan saham sektor keuangan yang paling mendapatkan keuntungan dari 10 sektor utama indeks.

 

Adapun indeks Nasdaq naik 18,80 poin (0,4 persen) ke level 4.557,35.

 

Volume saham yang diperdagangkan di Bursa Efek New York hampir mencapai 494 juta unit saham dengan volume komposit mendekati 2,2 miliar unit saham.