Investor Asing Getol Beli Saham Selama Sepekan, Ini Tanggapan BEI

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Investor asing catatkan aksi beli saham selama tiga hari berturut-turut pada pekan ini tepatnya 19-22 Juli 2021. Bahkan investor asing catat aksi beli mencapai Rp 807,1 miliar.

Mengutip data RTI, aksi beli investor asing mencapai Rp 260,3 miliar pada 19 Juli 2021, dan berlanjut pada 21 Juli 2021 yang mencapai Rp 132 miliar. Pada pekan ini, aksi beli investor asing terbesar mencapai Rp 807,1 miliar pada 22 Juli 2021. Dengan demikian, aksi beli investor asing mencapai Rp 1,19 triliun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi beli investor asing sepanjang 2021 mencapai Rp 18,85 triliun.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Laksono Widodo menuturkan, aksi beli investor asing didorong saham kapitalisasi besar relatif murah. Hal ini seiring indeks saham di luar negeri juga sudah menguat.

“Indeks LQ45 dan IDX 30 juga ketinggalan cukup jauh dari IHSG sehingga membuat perusahaan kapitalisasi besar semakin menarik dari sisi valuasi. Terus juga ada unsur mau dilepasnya PPKM dalam waktu dekat,” ujar Laksono kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Mengutip data BEI, IHSG naik 2,65 persen secara year to date ke posisi 6.137 pada Kamis, 22 Juli 2021. Sementara itu, Indeks LQ45 dan IDX30 melemah masing-masing turun 8,3 persen dan 8,92 persen secara year to date.

Investor Asing Masih Beli Saham pada Sesi I 23 Juli 2021

PT Bestprofit Futures – Pada perdagangan sesi pertama, Jumat (23/7/2021), investor asing masih melakukan aksi beli di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Mengutip data RTI, investor asing beli saham Rp 101,51 miliar di pasar regular. Total transaksi harian di pasar saham mencapai Rp 6,7 triliun. Sementara itu, posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.477.

Pada sesi pertama, IHSG merosot 0,71 persen ke posisi 6.094,14. . Indeks saham LQ45 susut 1,37 persen ke posisi 845,31. Sebagian besar indeks acuan tertekan. Pada sesi pertama, IHSG berada di level terendah 6.090,60 dan tertinggi 6.166,30.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektoral IDXsiklikal naik 0,76 persen, indeks sektoral IDXtekno menguat 0,36 persen dan IDXhealth mendaki 0,02 persen.

Selain itu, IDXnonsiklikal melemah 1,98 persen, dan catat penurunan terbesar. Diikuti IDXbasic turun 1,18 persen dan IDXinfrastruktur merosot 0,63 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT Bestprofit