http://bisnis.news.viva.co.id

Investasi tidak harus selalu berupa jangka panjang.

VIVA.co.id – Banyak orang kini melakukan investasi untuk mendapatkan keuntungan uang lebih, dibanding harus kerja kantoran dan bergantung pada gaji. Sebab, selain dapat dilakukan di rumah, Anda juga dapat mengontrol keputusan dan waktu seperti yang Anda inginkan.

Maka, dari itulah investasi merupakan salah satu cara mengelola uang yang sering dipilih oleh orang.

Investasi tidak harus selalu berupa jangka panjang, bisa juga investasi jangka pendek. Umumnya, orang memilih investasi jangka pendek, karena mereka ingin perputaran uang yang mereka miliki lebih cepat balik modal dan mendapatkan keuntungan.

Beberapa alasan orang memilih investasi jangka pendek adalah, karena mereka ingin melakukan pembelian yang cepat, tidak beresiko tinggi, dan beberapa karena telah pensiun.

Nah, investasi jangka pendek apa sajakah yang bisa dilakukan? Berikut pilihan yang Anda punya:

1. Saham

Saham tidak hanya harus untuk jangka panjang, karena beberapa saham di pasar modal fluktuasi harganya cukup cepat. Anda juga dapat bertransaksi jual beli jangka pendek.

Alasan yang paling mendasar adalah karena investasi jenis ini memberikan pengembalian yang sangat baik walaupun dalam waktu yang pendek.

Saham telah dikenal dapat memberikan laba yang tinggi, walaupun terkadang sangat berisiko. Terkadang, Anda temukan harga saham naik melesat dengan tinggi, dan berikutnya, jatuh, atau sebaliknya.

Bagi Anda yang tidak mau mengambil risiko, mungkin bermain saham bukan pilihan yang tepat.

2. Tabungan bank

Cara ini adalah yang paling mudah dilakukan dan pasti. Banyak siswa sekolah, atau mahasiswa, bahkan beberapa orang yang bekerja melakukan investasi tabungan bank. Dengan hanya perlu membuka buku tabungan baru.

Setiap bank memiliki kebijakan masing-masing dalam menetapkan langkah awal. Bank biasanya tidak mewajibkan berapa nominal yang harus dimasukkan.

Jadi, nominal yang Anda tabungkan bisa disesuaikan dengan keinginan diri Anda. Begitu pula, dengan pengambilan uangnya, dapat dilakukan kapan saja, hanya saja persentase bunga yang dihasilkan dengan cara menabung di bank sangatlah kecil.

Perlu diingat bahwa akun tabungan tidak mengikuti inflasi, sehingga cara ini tidak boleh digunakan untuk menyimpan uang untuk jangka waktu yang panjang.

Bagi kalian yang mau berinvestasi dengan laba yang tidak besar namun pasti, tabungan banklah yang cocok dengan Anda. (Baca juga: Lima Tips Memilih Tabungan Untuk Anak)

3. Sertifikat deposito

Sertifikat deposito adalah investasi jangka pendek yang paling umum dan terkenal di masyarakat. Ketika menginvestasikan uang Anda di dalam sertifikat deposito, Anda telah menyetujui untuk tidak menariknya dalam jangka waktu tertentu, dengan imbalan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.

Rentang waktu untuk investasi ini umumnya paling pendek tiga bulan hingga lima tahun untuk jangka panjang. Biasanya sertifikat deposito akan diasuransikan, sehingga investasi ini tergolong aman dengan imbalan laba yang wajar dan cukup. (Baca juga: Apa Perbedaan Deposito dan Tabungan?)

4. Reksa dana

Investasi reksa dana tergolong mudah untuk dilakukan, seperti tabungan bank, tetapi perbedaannya adalah reksa dana bisa memberikan keuntungan yang lebih besar. Reksa dana tidak melulu terkait jangka panjang. Untuk jangka pendek, reksa dana pasar uanglah yang dapat dilakukan.

Di reksa dana jenis ini, uang yang Anda masukkan akan dialirkan ke bentuk obligasi jangka pendek, sertifikat bank Indonesia, dan deposito.

Persentase besarnya setiap jenis investasi tergantung dari diskusi Anda dengan konsultan keuangan yang menangani reksadana Anda. (Baca juga: Mengenal Reksadana untuk Investor Pemula)

5. Emas

Apakah emas bisa dijadikan investasi jangka pendek? Jelas bisa. Sebab, harganya bisa dibilang cukup berfluktuatif, meski tidak seperti saham.

Selain itu, dari segi profil risiko, harga emas yang selalu melambung tinggi tanpa sering mengalami penurunan harga tentu bisa menjadi pertimbangan. Selain itu, jenis investasi ini juga cukup mudah dan cepat.

Di Indonesia, jenis emas sering dijadikan investasi dalam bentuk perhiasan. Namun, ada juga sebagian orang yang lebih memilih berinvestasi emas batangan. Karena, tidak ada penurunan nilai dari biaya pembuatan yang terjadi pada emas perhiasan.

Jadi, pilihlah mana yang cocok dengan Anda.

Dari sekian banyak pilihan investasi jangka pendek, tentunya tidak semuanya mau dan mampu Anda lakukan. Pilihlah yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan Anda, dengan segala pertimbangan kelebihan dan kelemahannya.

Jangan lupa perhatikan modal yang Anda miliki, berapa lama Anda ingin keuntungan didapatkan, dan resiko investasi tersebut. Selamat berinvestasi! (asp)