Bestprofit Futures Jakarta

Jakarta -Keluarga terkaya di Asia ternyata berasal dari Korea Selatan. Tak asing bagi kita mendengar nama Samsung. Nah, keluarga pemilik merek ini yang menjadi keluarga terkaya di jagad Asia.

Seperti dilansir dari Forbes, Selasa (13/10/2015), jumlah kekayaan keluarga Lee pemilik Samsung ini mencapai US$ 26,6 miliar, atau sekitar Rp 356 triliun. Samsung didirikan pada 1938.

Pendiri Samsung adalah Lee Byung-Chull. Pria ini merupakan anak orang kaya pemilik tanah. Byung-Chull mendirikan sebuah perusahaan dagang di Daegu, Korsel.

Setelah Byung-Chull meninggal di 1987, anaknya bernama Lee Kun-Hee menjadi Chairman dari Samsung Group. Sejak 1990-an, grup bisnis ini berkembang menjadi 4 grup terpisah, yaitu Samsung Group, CJ Group, Shinsegae Group, dan Hansol Group. Semua grup ini dijalankan oleh generasi ketiga dari Lee.

Setidaknya, ada 15 kerabat keluarga yang menjalankan 55 bisnis grup tersebut.

Menurut Hoogewerf, dari hitungan resminya, China kini memiliki sekitar 478 miliuner. Namun angka ini disebut hanya menyentuh sedikit saja orang kaya China. Angka nyata orang kaya di China bisa mencapai 1.200 orang. “Angka resmi cuma yang kami temukan. Mungkin kami kehilangan satu atau bahkan dua orang (yang tidak terhitung),” katanya.

Hal ini diduga terjadi karena ada beberapa orang kaya di China yang melindungi kekayaan mereka dari perhatian pemerintah. Mereka melindungi diri dari tindakan keras pemerintah pada koruptor yang dinilai lebih mengarah pada politik. Pemerintah China telah menjaring ribuan orang kaya di China dengan banyak tuduhan seperti mencuri dan penipuan.

“Tindakan pemerintah pada orang kaya telah berlaku politis. Banyak pengusaha di China bertanya siapa berikutnya yang akan ditangkap. Orang kaya di China juga bertanya tanya apakah ada hubungannya (kekayaan mereka dengan korupsi),” katanya.

Di China sendiri, kini ada situs yang menelusuri hubungan antara pejabat pemerintah dengan pebisnis kaya. Hal ini membuat orang kaya di China khawatir akan ditangkap dan dituduh korupsi.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)