Bestprofit Futures Jakarta

Jakarta – Di seluruh wilayah Asia Pasifik, hadiah yang paling populer saat peringatan hari kasih sayang (Valentine’s Day) adalah bunga. Namun demikian, menurut MasterCard Love Index yang dirilis kali ini, terlihat bahwa pengguna MasterCard menghabiskan lebih banyak uang untuk pengalaman (experience) dibandingkan dengan barang (things) saat merayakan hari kasih sayang.

Selama 2013-2015, sebanyak 36% dari pengeluaran di hari kasih sayang digunakan untuk bermalam di hotel, sedangkan 24% digunakan untuk makan di restoran. Secara total, pengeluaran belanja di hari kasih sayang di wilayah Asia Pasifik mengalami peningkatan 23% selama periode 2013-2015.

Sementara itu, ketika berbelanja untuk orang yang mereka cintai, Indeks Cinta (Love Index) terbaru menunjukkan bahwa orang-orang lebih suka memilih sendiri dan membeli hadiah kasih sayang secara langsung di toko. Di Asia Pasifik, 84% dari transaksi di hari kasih sayang dilakukan secara langsung seperti tersebut di atas, selama kurun waktu 2013-2015.

Namun demikian, perhiasan, yang tetap dianggap sebagai barang mahal, tercatat sebagai 14% dari total pengeluaran saat hari kasih sayang 2013-2015. Sebagian dari uang tersebut mungkin telah dibelanjakan untuk membeli cincin pertunangan, di mana survei MasterCard Consumer Purchasing Priorities mengungkapkan bahwa hampir tiga perempat dari konsumen di Tiongkok dan Vietnam – dan lebih dari setengah di Hong Kong, Korea Selatan dan Thailand, percaya bahwa hari kasih sayang merupakan hari terbaik untuk melamar atau menerima lamaran pernikahan.

Eric Schneider, Region Head, Asia Pacific, MasterCard Advisors mengatakan, perasaan cinta tengah meliputi seluruh wilayah Asia Pasifik. Sebagian masyarakat di kawasan ini berencana membelikan hadiah untuk orang yang mereka cintai pada tahun ini, dan pengeluaran selama hari kasih sayang naik 23% dari 2013 ke 2015. Hal yang mengejutkanadalah hari kasih sayang lebih populer di negara-negara seperti Thailand, Tiongkok, dan Malaysia, dibandingkan Australia dan Selandia Baru, negara-negara yang memiliki tradisi mendalam memperingati hari kasih sayang.

Di Tiongkok dan Vietnam bahkan hari tersebut dianggap sebagai hari yang disukai untuk melamar atau menerima lamaran pernikahan. Maraknya hari kasih sayang ini menunjukkan bahwa semua orang senang mengambil kesempatan dalam merayakan kasih sayang, membeli hadiah, dan berbagi pengalaman dengan mereka yang tersayang.

Penelitian MasterCard Love Index menganalisis informasi transaksi agregat yang dilakukan oleh kartu kredit, debit dan pra-bayar (pre-pay) pada kategori merchant terpilih yang berlangsung selama tiga tahun dengan periode 11-14 Februari dari 2013 hingga 2015.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)