http://www.merdeka.com

Merdeka.com – Orang kaya dan sukses selama ini sering dijadikan panutan untuk mengejar keberhasilan. Banyak orang belajar dan mencari nasehat dari orang sukses dengan harapan bisa mengikuti jalan hidup mereka.

Namun demikian, mendengarkan dan mengikuti nasehat orang sukses belum tentu bisa membuat kita berhasil. Pasalnya, pemberian nasehat tidak memperhitungkan karakteristik unik antar individu yang berbeda. Semua orang berhak untuk sukses dengan cara dan gayanya masing masing.

Dilansir dari lifehack.org, untuk mengejar kesuksesan Anda bisa melukis sendiri inspirasi yang ada. Kita tidak harus belajar dari orang sukses untuk mengejar keberhasilan.

Dengan pemikiran ini, berikut alasan mengapa Anda tidak perlu belajar dari orang sukses:

1.Sukses itu relatif

Merdeka.com – Anda tidak bisa memungkiri kenyataan bahwa definisi sukses itu sangat relatif. Pengertian sukses tergantung dari pendidikan, pandangan serta filosofi Anda sebagai individu. Sukses tergantung pada sifat dan tujuan pribadi Anda. Definisi utama dari sukses juga berbeda-beda tergantung dari bagaimana Anda bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

Sukses sangat relatif dan dapat diartikan berbeda oleh setiap individu. Inilah sebabnya mengapa belajar dari orang yang dikategorikan sukses mungkin tidak cocok dengan semua orang.

2.Belajar dari kegagalan

Merdeka.com – Dalam studi kasus bisnis, mungkin Anda memang bisa belajar dari orang sukses. Namun, yang lebih penting dari itu semua adalah belajar dari kegagalan. Kegagalan menjadi guru yang sangat berharga dan juga praktis.

Kegagalan memberikan proses pembelajaran yang akurat. Kuncinya adalah dengan menganalisis kegagalan sendiri secara konstruktif. Selain itu, meluangkan waktu untuk memahami kegagalan dan menentukan apa yang dapat diubah untuk ke depannya adalah hal yang jauh lebih penting dari pada mendengar nasehat dari orang sukses.

3.Sukses butuh pengorbanan

Merdeka.com – Terlepas dari bagaimana Anda mendefinisikan sukses, mengejar kesuksesan tidak mudah dan pasti membutuhkan pengorbanan. Mayoritas orang sukses di dunia ini mengorbankan banyak hal, entah itu dari segi waktu ataupun kualitas hidup mereka.

Sebagai individu, mungkin Anda tidak mau menghabiskan waktu dan mengorbankan keluarga Anda demi mengejar tujuan tertentu. Jika hal ini terjadi, Anda perlu mempertimbangkan kembali prioritas Anda dan memiliki pemahaman yang jelas tentang bagaimana sukses akan berdampak pada hidup Anda.

4.Sukses tergantung faktor eksternal

Merdeka.com – Sukses tidak bisa datang dengan sendirinya. Meskipun Anda memiliki karakteristik pribadi yang pas untuk mencapai keberhasilan, ini tetap membutuhkan dan tergantung pada faktor eksternal yang berada di luar kendali dan kontrol Anda.

Misalnya, Anda bisa bekerja dengan gaji yang tinggi jika dipekerjakan oleh orang lain. Sebaliknya, status atau reputasi Anda juga sangat mudah dirusak dan dijatuhkan oleh orang orang di sekitar Anda.

Oscar Wilde pernah mengatakan, “Sukses adalah ilmu, jika anda menguasai kondisinya (termasuk faktor eksternal) maka Anda akan mendapatkan hasilnya.” Lingkungan yang tepat sangat berpengaruh pada keberuntungan Anda mengejar kesuksesan.