Bestprofit Futures Jakarta

Tim nasional Indonesia terus menggenjot agenda uji coba menjelang tampil di Piala AFF 2016. Setelah menjajal Malaysia, tim asuhan Alfred Riedl bakal berduel lawan Vietnam.Pertandingan uji coba melawan Vietnam bakal dilaksanakan tandang dan kandang. Rencananya, Vietnam lebih dulu berstatus tuan rumah pada 14 Oktober. Kemudian, laga kedua bakal digelar di Indonesia, 9 November mendatang Bestprofit Futures Jakarta.

“Laga uji coba selanjutnya belum pasti, tapi sudah 80 persen melawan Vietnam. Rencananya 14 Oktober bermain di Vietnam, dan 9 November bermain di Indonesia. Tapi, masih dalam pembahasan,” kata Seksjen PSSI Azwan karim, Kamis (8/9).

PSSI berencana untuk menambah agenda uji coba melawan negara tetangga lainnya. Namun, waktu dan calon lawan yang akan dihadapi masih harus disesuaikan dengan jadwal pemusatan latihan.

“Kalau kami memang mau setidaknya dua lagi. Tapi kami masih cari slot waktu yang pas untuk menggelar uji coba tersebut,” ujar Azwan.

Menurut Azwan, PSSI sebenarnya sudah berencana menggelar uji caob dengan Myanmar pada akhir September. Namun, gagasan tersebut terancam gagal terlaksana karena tebentur jadwal pemusatan latihan 22-27 September.

Sebelumnya, Indonesia berhasil meraih kemenangan pada laga uji coba perdana melawan Malaysia, Selasa (6/9). Meski menang telak 3-0 atas Malaysia, namun pelatih Alfred Riedl tidak terlalu puas dengan performa Boaz Solossa dan kawan-kawan.

Pasukan Garuda tampil lugas di babak pertama. Ini dibuktikan dengan tiga gol yang tercipta dari sepasang gol Boaz dan satu gol Irfan Bachdim.

Akan tetapi, kreasi serangan yang dibangun anak-anak Indonesia tidak cukup tajam untuk menembus lini pertahanan Malaysia. Inisiatif serangan yang dibangun Evan Dimas dkk kerap kandas di lini tengah.

“Tentu saja kami mendapatkan hasil yang kami inginkan, tetapi kami juga melihat ada beberapa bagian yang perlu kami benahi,” ujar asisten pelatih timnas Indonesia, Hans Peter Schaller.

Pada laga tersebut, Indonesia saat itu menang telak 3-0 atas Harimau Malaysia di Stadion Manahan Solo berkat sepasang gol dari Boaz Solossa (7′, 22′) dan satu gol dari Irfan Bachdim (10′).

“Bagi saya tidak ada pemain yang terbaik dalam pertandingan itu karena sepak bola adalah permainan tim. Bila tim Anda bermain baik, tentu Anda adalah yang terbaik meskipun hanya lima menit ikut andil dalam permainan,” kata Schaller saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.

Kendati begitu, Schaller cukup puas dengan kemenangan tersebut. Meski penguasaan bola Malaysia lebih unggul dari Indonesia.

“Tentu saja kami mendapatkan hasil yang kami inginkan. Akan tetapi kami juga melihat ada beberapa bagian yang perlu kami benahi,” ujar Schaller.

“Penguasaan bola yang kurang dari Malaysia bukan merupakan hal besar untuk dipermasalahkan. Tujuan utamanya adalah untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Schaller juga mengaku terkejut dengan penampilan Pasukan Garuda yang tampil dengan motivasi tinggi. Pasalnya, mereka hanya memiliki waktu persiapan yang mepet.

Apalagi, timnas senior Indonesia kali ini sebagian besar diperkuat wajah baru seperti Abdul Rachman (Persiba Balikpapan), Bayu Pradana, dan Lerby Eliandry (Pusamania Borneo FC).

Meski demikian, Schaller yakin Boaz Solossa dkk masih mampu berkembang lebih lebih baik lagi. “Mereka (para pemain muda) memiliki potensi yang besar,” ucapnya.

Sebelum tampil di ajang Piala AFF pada November mendatang, rencananya Indonesia masih akan menjalani dua laga uji coba melawan Vietnam dan Myanmar. Namun, jadwal pertemuan keduanya belum dapat dipastikan.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)