Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Naik, Indeks Saham AS Jatuh

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 2pSaham-saham jatuh pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa Efek New York, Amerika Serikat. Kondisi ini terkait isyarat kenaikan imbal hasil (yield) surat utang atau obligasi pemerintah (treasury) dan investor memperkirakan Federal Reserve AS akan mulai menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

 

Seperti diberitakan CNBC, Rabu, 10 September 2014, sebuah laporan penelitian dari Federal Reserve San Fransisco menyatakan bahwa bank sentral AS menangkap sinyal kenaikan suku bunga bisa lebih cepat dari yang diperkirakan, yaitu pekan depan.

 

Setelah penurunan 118 poin, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 97,55 poin (0,6 persen) ke level 17.013,87. Saham Home Depot jatuh paling dalam di antara saham blue chip lainnya dan masuk dalam zona merah.

 

Indeks S&P 500 turun 13,10 poin (0,7 persen) ke level 1.988,44. Saham perangkat telekomunikasi dan keuangan memimpin penurunan. Sedangkan saham kebutuhan konsumen staples hanya kehilangan sedikit di antara komponen 10 kelompok industri utama.

 

Adapun indeks Nasdaq kehilangan 40,00 poin (0,9 persen) ke level 4.552,29. Volume perdagangan di Bursa Efek New York mencapai 603 juta saham dengan Volume Komposit mendekati 2,9 miliar saham. (ms)