IHSG Merosot 29,81 Poin Imbas Aksi Jual Investor Asing

20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444,04-AY2

PT Bestprofit Futures – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Aksi jual investor asing tekan laju IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (12/6/2019), IHSG merosot 29,81 poin atau 0,47 persen ke posisi 6.276,17. Indeks saham LQ45 menguat 0,61 persen ke posisi 996,18. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Sebanyak 215 saham melemah sehingga menekan IHSG. 185 saham menguat dan 143 saham diam di tempat.

Pada Rabu pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.296,81 dan terendah 6.257,43.

PT Bestprofit Futures – Total frekuensi perdagangan saham 476.612 kali dengan volume perdagangan 12,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,4 triliun. Investor asing jual saham Rp 191,41 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.235.

Sebagian besar sektor saham melemah kecuali sektor saham barang konsumsi naik 0,27 persen dan sektor saham perdagangan mendaki 0,01 persen.

Sektor saham tambang susut 1,71 persen, dan alami tekanan terbesar pada perdagangan Rabu pekan ini. Disusul sektor saham infrastruktur tergelincir 1,4 persen dan sektor saham aneka industri merosot 1,21 persen.

Saham-saham catatkan penguatan di tengah tekanan IHSG antara lain saham FITT melonjak 34,10 persen ke posisi Rp 232 per saham, saham POLY mendaki 25 persen ke posisi Rp 110 per saham, dan saham PLIN menanjak 24,57 persen ke posisi Rp 4.360 per saham.

PT Bestprofit Futures – Sementara itu, saham-saham yang melemah antara lain saham KOIN turun 24,85 persen ke posisi Rp 248 per saham, saham JKON merosot 24,35 persen ke posisi Rp 348 per saham, dan saham APEX terpangkas 16,17 persen ke posisi Rp 700 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar melemah kecuali indeks saham Thailand naik 0,05 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,07 persen.

Sementara itu, indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 1,73 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi terpangkas 0,14 persen, indeks saham Jepang Nikkei susut 0,35 persen, indeks saham Shanghai melemah 0,56 persen dan indeks saham Singapura merosot 0,18 persen.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, pelemahan IHSG didorong minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Dari eksternal didorong ketidakpastian negosiasi Amerika Serikat-China dan ekonomi global melambat.

Awal Sesi Perdagangan

IHSG

PT Bestprofit Futures – Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah usai menguat selama dua hari berturut-turut.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (12/6/2019), IHSG melemah 35,63 poin atau 0,57 persen ke posisi 6.270,35. Pada pukul 09.00 waktu JATS, IHSG susut 38,88 poin atau 0,62 persen ke posisi 6267.

Indeks saham LQ45 tergelincir 0,93 persen ke posisi 993,06. Seluruh indeks saham acuan kompak melemah.

Sebanyak 95 saham melemah sehingga seret IHSG ke zona merah. 92 saham menguat dan 133 saham diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.279,42 dan terendah 6.266,17.

Total frekuensi perdagangan saham 22.648 kali dengan volume perdagangan 1,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 590,7 miliar. Investor asing lepas saham Rp 85,44 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 14.233.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham pertanian naik 0,16 persen. Sektor saham infrastruktur memimpin pelemahan dengan susut 1,62 persen.

Disusul sektor saham aneka industri tergelincir 0,81 persen dan sektor saham keuangan merosot 0,56 persen.

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang menguat antara lain saham FITT naik 34,10 persen ke posisi Rp 232 per saham, saham POLI melonjak 9,77 persen ke posisi Rp 1.180 per saham, dan saham KIOS mendaki 8,62 persen ke posisi Rp 630 per saham.

Sedangkan saham-saham yang merosot antara lain saham BJBR susut 6,46 persen ke posisi Rp 244 per saham, saham TLKM turun 3,48 persen ke posisi Rp 3.890 per saham, dan saham WIKA susut 2,11 persen ke posisi Rp 2.320  per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 1,13 persen, indeks saham Shanghai melemah 0,14 persen dan indeks saham Taiwan susut 0,18 persen.

Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,01 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,06 persen, dan indeks saham Singapura menguat 0,33 persen.

Perdagangan Sebelumnya