Bestprofit Futures

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi tertekan pada perdagangan saham Rabu (4/1/2016). Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan, IHSG akan bergerak pada support 5.200 dan resistance 5.310. Bestprofit Futures

IHSG ditutup melemah pada perdagangan saham kemarin. IHSG melemah 20,74 poin ke level 5.275,97.

“Seluruh indeks sektoral melemah kecuali sektor pertambangan yang bertahan pada zona hijau,” kata dia, di Jakarta, Rabu (4/1/2017).

Dia mengatakan, IHSG tertekan karena aksi jual asing. Tercatat, investor asing melakukan jual bersih Rp 77,43 miliar.

“Investor terlihat mengevaluasi penguatan IHSG diakhir tahun yang cukup signifikan di tengah kekhawatiran pertumbuhan inflasi yang menjadi ancaman di tahun 2017 pasca kenaikan harga listri dan gas elpiji,” kata dia.

Sementara, mayoritas bursa Asia ditutup menguat. Hal itu seiring dengan penguatan harga minyak dunia.

“Mayoritas ditutup menguat seiring harga minyak mentah naik pada perdagangan hari pertama di tahun 2017,” kata dia.

Lanjar merekomendasikan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Timah Tbk (TINS), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).

PT Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG diproyeksi variatif dengan kecenderungan melemah. Adapun IHSG akan bergerak dengan kisaran support 5.226 dan resistance 5.300.

Rekomendasi Sinarmas Sekuritas antara lain PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI). Bestprofit Futures

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi koreksi terbatas pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk akumulasi beli oleh investor.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, pola pergerakan IHSG masih terlihat sedang membentuk pola peluang koreksi terbatas dalam jangka pendek. Ada pun rilis data ekonomi inflasi diharapkan masih menjadi penopang IHSG.

“IHSG akan bergerak di kisaran 5.221-5.336 pada awal pekan ini,” ujar William dalam ulasannya, Rabu (4/1/2017).

Hal senada dikatakan Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi. Ia menuturkan IHSG masih akan bergerak cenderung tertekan. IHSG akan berada di kisaran 5.200-5.310 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.

“Koreksi yang berkelanjutan akan terlihat jika IHSG break out support MA50 di level 5.260,” ujar dia.

Sedangkan dalam riset PT Bahana Securities menyebutkan IHSG berpeluang menguat. IHSG akan berada di kisaran 5.250-5.325.

Untuk rekomendasi saham, Lanjar memilih saham antara lain PT Timah Tbk (TINS), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA),PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Timah Tbk (TINS).

Sedangkan William memilih saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

( mfs – Bestprofit Futures )