Bestprofit Futures Jakarta

Bestprofit Futures – Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Rabu (01/06), IHSG naik 46,07 poin atau 0,96% pada 4842,94. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham investor.

Aksi beli saham terjadi memanfaatkan penurunan saham-saham, dimana IHSG berakhir turun 0,81 persen pada perdagangan kemarin.

IHSG siang ini terdukung oleh semua sektor yang positif, dengan kenaikan tertinggi pada sektor Konsumer yang naik sebesar 1,22%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 164 saham menguat, sedangkan 98 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 2,10 miliar saham dengan nilai mencapai 2,34 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 116.303 kali.

Aksi beli saham investor asing siang ini terjadi.  Terpantau siang ini dana asing yang masuk ke pasar modal mencapai Rp. 106,88 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan lanjutan aksi beli saham dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4811-4779, dan kisaran Resistance 4872-4905.

Hingga perdagangan akhir pasar spot valas sesi Asia Rabu siang (1/06), kurs rupiah yang dibuka  lebih rendah dari perdagangan sebelumnya bergerak negatif mendekati kisaran 13700. Posisi dollar masuki sesi Eropa siang ini masih berada di area negatif.

Sekalipun rupiah belum mampu bergerak positif namun investor asing masih mengkoleksi saham-saham unggulan di perdagangan bursa hingga mencetak net buy sebesar Rp114 miliar. Dampak dari aksi asing ini membuat IHSG Rabu Siang melonjak ke posisi 4840 atau naik hingga 1 persen.  

Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot pagi ini bergerak negatf dengan posisi pelemahan 0,30% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13689/US$ setelah  dibuka lemah  pada level Rp13661/US$. Dari sisi kurs jisdor dan kurs BI rupiah Senin diperlemah dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  melemah ke  13671 dari  posisi 13615 perdagangan hari Selasa (31/05), sedangkan kurs transaksi antar bank melemah ke posisi 13739 setelah perdagangan sebelumnya 13683.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi terus kuat hingga akhir perdagangan  meskipun dollar AS diprediksi kuat pada sesi sore, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13697  resistance  13652 per dollar.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)