Sebut Covid-19 di Jenazah Tak Menular, Ahli Mikrobiologi Minta Setop Tolak Pemakaman

Sebut Covid-19 di Jenazah Tak Menular, Ahli Mikrobiologi Minta Setop Tolak PemakamanPemakaman Pasien Positif Corona.

PT Bestprofit Futures – Banyak kasus penolakan jenazah positif Covid-19 oleh warga karena takut terjadi penularan. Hal ini disesalkan ahli mikrobiologi yang juga juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Prof Yuwono.

Menurut dia, pemahaman keliru masyarakat harus segera diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan dan konflik baru. Situasi sulit saat ini mestinya menjadi titik balik kebersamaan seluruh elemen bangsa agar mampu menyelesaikannya.

“Jenazah positif Covid-19 diperlakukan seperti biasa, jangan ditolak, itu saran saya,” ungkap Yuwono, Selasa (14/4).

Dia mengatakan, masyarakat jangan berlebihan menganggap jenazah positif Covid-19 dapat menularkan virus ke orang lain. Dia berpendapat ada dua hal yang perlu dipahami orang banyak untuk menjawab keraguan masyarakat.

Pertama, virus itu hidup di sel hidup. Artinya, sel jenazah sudah mati atau tak berfungsi lagi sehingga virus itu tak bisa bertahan. Dengan demikian, virus itu tak akan menularkan lagi.

Kedua, virus itu dapat menular dalam waktu enam jam setelah pasien meninggal. Hal itu karena adanya kotoran atau lendir di tubuh jenazah yang dimungkinkan berisi sel hidup yang mengandung virus.

“Itu pendapat saya, tapi dengan catatan keluarga atau siapapun tidak mencium jenazah,” ujarnya.

PT Bestprofit Futures – Dari pendapat itu, Yuwono menegaskan pemakaman jenazah positif Covid-19 tak perlu di tempat khusus atau jauh dari pemukiman. Pemakaman bisa dilakukan tempat pemakaman umum (TPU) seperti jenazah-jenazah lainnya.

“Makamnya juga di tempat pemakaman umum, tidak perlu diisolasi atau pemakaman khusus,” kata dia.

Yuwono juga menegaskan, penggunaan alat pelindung diri (APD) sejatinya juga dilakukan dalam pengurusan jenazah pada umumnya, tak hanya positif Covid-19. Ketika mengurus atau memandikan jenazah, Yuwono mengaku terbiasa menggunakan APD seperti baju apron, sarung tangan dan masker.

“Artinya penggunaan APD dalam mengurus jenazah bukan barang baru, standarnya memang begitu,” pungkasnya.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartaBest Profitbest profit futures jakartaPT Bestprofit Futurespt Bestprofit Futures jakarta, Bestprofit, PT BestProfit