Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari detik.com

best profit 152Pasar properti di Indonesia di tahun pemilu ini cenderung melambat. Investor masih menunggu hasil kepastian pilpres. Perlambatan ini juga diikuti oleh harga sewa unit perkantoran premium di kawasan pusat bisnis CBD, Jakarta.

 

Regional Director Head of Markets Jones Lang LaSalle Indonesia Angela Wibawa menyebutkan, harga sewa unit perkantoran premiun di kawasan CBD, Jakarta di tahun ini tidak banyak mengalami perubahan alias stagnan dibanding tahun sebelumnya.

 

“Kenaikan harga properti untuk perkantoran di CBD stabil relatif nggak banyak perubahan, bisa dibilang stagnan,” kata Angela saat acara Property Market Update di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (16/7/2014).

 

Dia menyebutkan, untuk harga sewa unit perkantoran kelas premium di kawasan Thamrin dibanderol US$ 50 per meter persegi.

 

Sementara untuk di kawasan Senayan harga sewa unit perkantoran premium juga sama US$ 50 per meter persegi.

 

Sedangkan untuk harga sewa unit perkantoran premium di kawasan Sudirman mencapai US$ 35-45 per meter persegi.

 

Secara rata-rata, harga sewa unit perkantoran di kawasan CBD mencapai US$ 40-US$ 60 per meter persegi.

 

“Harga ini nggak banyak berubah dari tahun lalu. Untuk perkantoran grade A, gedung premium di CBD termasuk Senayan ada 26-27 gedung. Setelah election diharapkan akan ada kenaikan,” ujar dia.

 

Sementara untuk harga sewa perkantoran premium di luar CBD seperti TB Simatupang, cenderung naik di kisaran 4-7% di kuartal kedua tahun ini.

 

“Kalau quarter to quarter kenaikan harga antara 4-7% perkantoran di luar CBD, daerah selatan kayak Simatupang harga sewa US$ 20 per meter persegi,” katanya.

(drk/dnl)