Jakarta-Kluget.com, Kemarin, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level tertinggi. Harga kontrak minyak yang sama bergerak naik US$ 1,27 menjadi US$ 100,77 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi sejak 29 April lalu.

Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.31 waktu Sydney, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Juni naik 2 sen menjadi US$ 100,79 per barel.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah cadangan minyak AS jatuh untuk kali pertama dalam sebulan terakhir. “Kemungkinan ada faktor musiman yang menyebabkan penurunan pada cadangan minyak. Selain itu, mengingat situasi politik di Ukraina, sepertinya harga minyak akan tetap di level saat ini,” jelas Michael McCarthy, chief strategist CMC Markets di Sydney.

Berdasarkan data Energy Information Administration, cadangan minyak AS tergerus sebesar 1,8 juta barel pada pekan lalu. Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Juni turun 12 sen menjadi US$ 108,01 per barel di ICE Futures Europe exchange.