Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari liputan6.com

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah setelah indeks saham S&P 500 sentuh level 2.000 untuk pertama kali pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).

 

Mengutip Xinhua, Selasa (26/8/2014), harga kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun US$ 1,3 atau 0,1 persen menjadi US$ 1.278,9 per ounce.

 

Sementara itu, harga perak untuk pengiriman September melemah 2,8 sen atau 0,14 persen menjadi US$ 19.358 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober merosot US$ 0,1 atau 0,01 persen menjadi US$ 1.418,4 per ounce.

 

Harga emas kembali tertekan setelah bursa saham dan dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat. Hal itu menunjukkan risiko di pasar. Apalagi ditambah ketegangan geopolitik berlarut-larut dan data pasar perumahan AS keluar lebih rendah dari yang diharapkan.

 

Indeks saham S&P 500 melonjak di level 2.000 yang merupakan kenaikan terbesar mingguan dalam empat bulan. Sementara itu, dolar naik ke level tertinggi baru terhadap euro dalam 11 bulan setelah ada sinyal petunjuk dari bank sentral Eropa.

 

Rilis data ekonomi AS seperti penjualan rumah AS turun 2,4 persen pada Juli menjadi 412 ribu. (Ahm/)