http://www.antaranews.com

Chicago, (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena dolar AS melemah setelah Federal Reserve AS mengindikasikan mereka akan mempertahankan suku bunga mendekati nol.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari, naik 37,1 dolar AS atau 3,10 persen, menjadi menetap di 1.232 dolar AS per ounce.

Indeks kurs dolar AS turun 0,51 persen menjadi 88,59 karena bos Fed Cabang Atlanta Dennis Lockhart mengatakan ia akan mendukung mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol untuk “waktu yang cukup.”

Kepala Fed San Francisco John Williams juga mendukung pernyataan Lockhart, menyetujui untuk mempertahankan suku mendekati nol.

Selain itu, harga minyak mentah light sweet atau WTI yang naik 19 sen, atau 0,30 persen, menjadi 63,2 dolar AS per barel, mendukung kenaikan harga emas.

Perak untuk pengiriman Maret naik 85,8 sen atau 5.27 persen, menjadi ditutup pada 17,134 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 17,4 dolar AS atau 1,42 persen, menjadi ditutup pada 1.246,8 dolar AS per ounce, sebut Xinhua.