http://bisnis.news.viva.co.id

Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram kini dihargai Rp531.000.

VIVAnews – Harga emas melemah pada penutupan perdagangan Selasa di Bursa New York, Amerika Serikat. Keuntungan awal dalam perdagangan emas terhapus setelah mendadak pasar di seluruh dunia mengalami guncangan yang dipicu oleh kejatuhan mata uang rubel Rusia.

Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa malam atau Rabu, 17 Desember 2014, harga kontrak emas untuk pengiriman Februari turun US$13,40 (1,1 persen) ke level US$1.194,30 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Harga kontrak sempat melonjak di atas level US$1.220 pada bursa Selasa pagi karena saham AS melorot. Tetapi, arah pergerakan harga emas kemudian berbalik negatif seiring saham-saham mengupas kerugian awal mereka.

Potensi kebijakan Federal Reserve yang memberikan kejelasan arah perekonomian AS ke depan juga turut membebani perdagangan emas. Para pejabat bank sentral AS mengadakan pertemuan dua hari, dimulai pada hari Selasa, risalah terkait hasil rapat tersebut dijadwalkan akan dirilis pada Rabu.

Pasar mengantisipasi rencana The Fed menaikkan tingkat suku bunga acuan pada tahun 2015, yang dapat membebani pasar logam mulia sejak emas tidak lagi menghasilkan keuntungan.

Pasar domestik

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini, Rabu, 17 Desember 2014 bergerak naik dibanding perdagangan kemarin.

Baca: Harga Emas Antam Turun Rp3.000 per Gram

Berdasarkan data yang dirilis Antam pukul 10.46 WIB, harga emas batangan ukuran 1 gram dibanderol Rp531.000 atau naik Rp2.000 dibanding harga perdagangan pada Selasa 16 Desember 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.510.000, ukuran 10 gram Rp4.970.000, ukuran 25 gram Rp12.350.000, ukuran 50 gram Rp24.650.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.250.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp123.000.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp245.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam, hari ini berada pada level Rp480.000 per gram atau naik Rp3.000 dibanding transaksi sebelumnya.