Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

best profit 3fHarga emas berjangka turun pada penutupan perdagangan Rabu di Bursa New York, Amerika Serikat. Penurunan harga emas yang ketiga kali dalam pekan ini dipengaruhi sikap berhati-hati investor yang menanti kepastian tentang rencana Federal Reserve terhadap kebijakan moneter AS.

 

Seperti diberitakan Marketwatch, Kamis 11 September 2014, harga kontrak emas untuk pengiriman Desember jatuh US$3,20 (0,3 persen) ke level US$1,245,30 per ounce.

 

Harga emas sempat rebound di awal perdagangan Rabu, namun gerak pemulihan ini menjadi kehilangan dorongan setelah pasar saham menguat. Kenaikan indeks S&P 500 maupun Dow Jones Industrial Average ke wilayah positif membuat investor beralih dari perdagangan logam mulia.

 

Analis FX Empire, James Hyerczyk, menyatakan bahwa perubahan memang berlangsung sangat cepat.

 

“Karena penurunan berkepanjangan dan kondisi oversold, pedagang mesti terus memperhatikan gejala short-covering. Ketidakmampuan untuk menindaklanjuti ke sisi pelemahannya, begitu ada gerakan dari dalam atau menembus level perdagangan US$1.258,90 akan jadi pertanda bahwa spekulasi jangka pendek mendapat pijakannya,” kata Hyerczyk.

 

Pasar domestik

 

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini masih stabil alias tak bergerak.

 

Harga emas batangan Antam masih dijual Rp528.000 untuk ukuran 1 gram atau turun sama dibanding harga perdagangan pada Rabu 10 September 2014.

 

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.495.000, ukuran 10 gram Rp4.940.000, ukuran 25 gram Rp12.275.000, ukuran 50 gram Rp24.500.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp48.950.000.

 

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp122.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp244.300.000.

 

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam, hari ini juga dipatok pada level Rp471.000 per gram atau sama dibanding transaksi sebelumnya. (ita)