http://bisnis.news.viva.co.id

VIVA.co.id – Harga emas acuan dunia tergelincir untuk sesi ketiga berturut-turut pada perdagangan Selasa, 27 Januari 2015. Emas terluka akibat pergerakan dolar yang lebih kuat dan aksi ambil untung oleh pelaku pasar setelah sebelumnya emas mengalami kenaikan tajam ke level tertinggi lima bulan di US$1.306,20 per ounce.

Dilansir CNBC yang dikutip dari Reuters, harga emas jatuh 5,24 poin atau 0,41 persen menjadi US$1.274,95 per ounce. Menunjukkan harga telah merosot sebesar 1,6 persen dalam dua sesi sebelumnya.

Sebagai informasi, emas telah memiliki awal yang baik untuk 2015. Tercatat, sepanjang Januari ini, emas sudah menguat sebesar sembilan persen. Sebagian besar karena permintaan safe haven dari penurunan harga minyak dan ketidakpastian Eropa.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini bergerak turun.

Harga emas batangan Antam dijual Rp555.000 untuk ukuran satu gram, atau melemah Rp4.000 dibandingkan pada level Rp559.000 pada perdagangan Senin 26 Januari 2015.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.630.000, ukuran 10 gram Rp5.210.000, ukuran 25 gram Rp12.950.000, ukuran 50 gram Rp25.850.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.650.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp129.000.000. Dan, untuk ukuran 500 gram mencapai Rp257.800.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp495.000 per gram. Atau melemah sebesar Rp2.000 dari perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp497.000 per gram.