http://bisnis.news.viva.co.id

Harga emas dunia turun tipis satu persen dari sesi sebelumnya.

VIVA.co.id Harga emas acuan dunia berakhir melemah. Harga emas melayang ke bawah US$1.200 per ounce, atau tergelincir hampir satu persen akibat adanya kemungkinan suku bunga AS (Fed rate) naik dalam jangka waktu dekat.

Seperti mengutip dari CNBC, harga emas di pasar spot turun tipis ke level US$1.198,20 per ounce. Sedangkan, emas untuk pengiriman Juni stabil di level US$1.198,30 per ounce.

Untuk diketahui, komentar terbaru dari pejabat The Fed, menunjukkan bahwa Bank Sentral AS tidak mengesampingkan kemungkinan menaikkan suku bunga pada bulan Juni mendatang.

Bahkan, beberapa analis memperkirakan, adanya kecenderungan tanda-tanda kelesuan ekonomi global.

Kenaikan suku bunga ini akan menyebabkan investor akan keluar dari pasar emas dan lebih memilih masuk ke pasar saham.

Pasar domestik

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga batangan pada transaksi hari ini tidak mengalami perubahan, atau stabil.

Harga emas batangan Antam dijual Rp548 ribu untuk ukuran satu gram, atau sama dibandingkan perdagangan Senin, 13 April 2015.

Emas ukuran lima gram dilepas dengan harga Rp2.595.000, ukuran 10 gram Rp5.140.000, ukuran 25 gram Rp12.775.000, ukuran 50 gram Rp25.500.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp50.950.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp127.250.000. Sedangkan, untuk ukuran 500 gram mencapai Rp254.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp488 ribu, atau sama dibandingkan perdagangan Kamis kemarin.