http://bisniskeuangan.kompas.com

NEW YORK, KOMPAS.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Kamis (29/1/2015) waktu setempat (Jumat pagi WIB). Penurunah harga logam mulia ini seiring dengan pernyataan positif Federal Reserve AS kepada para investor.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April kehilangan 31,3 dollar AS atau 2,43 persen, menjadi menetap di 1.255,90 dollar AS per ounce.

Setelah penutupan pasar pada Rabu, Federal Reserve mengatakan kepada para investor bahwa ekonomi Amerika sedang berkembang “dengan kecepatan yang mantap”. Ini mengisyaratkan kepada investor bahwa kenaikan suku bunga yang akan datang masih di jalurnya.

Namun demikian, bank sentral AS, juga mengatakan, pihaknya akan bersabar dalam memutuskan waktu yang tepat untuk menaikkan suku bunganya. Beberapa analis percaya bahwa Fed bisa menaikkan suku bunga pada awal Juni, yang mendukung ekuitas dan dollar AS.

Dalam reaksi terhadap pengumuman Fed, Indeks Spot Dollar naik 0,38 persen menjadi 94,8280 pada Kamis. Indeks adalah ukuran dari dollar terhadap mata uang dunia utama lainnya. Emas dan dollar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar naik, harga emas berjangka turun.

Kejatuhan emas mungkin telah diperburuk oleh laporan klaim pengangguran mingguan yang lebih baik dari perkiraan yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS, menunjukkan klaim pengangguran jatuh 43.000 menjadi 265.000.

Namun Departemen Tenaga Kerja memperingatkan bahwa data klaim pengangguran awal itu sering fluktuatif setelah libur federal Martin Luther King Jr. di Amerika Serikat, dan para analis yakin data itu di luar sistem (outlier).

Sementara harga perak untuk pengiriman Maret turun 131,5 sen, atau 7,27 persen, menjadi ditutup pada 16,773 dollar AS per ounce. Adapun harga platinum untuk pengiriman April kehilangan 41,2 dollar AS, atau 3,27 persen, menjadi ditutup pada 1.217,30 dollar AS per ounce.