http://investasi.kontan.co.id

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia ditutup flat pada akhir transaksi tadi malam (11/12). Mengutip data Reuters, harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% menjadi US$ 1.228 per troy ounce. Pada Rabu lalu, harga si kuning mentereng ini melonjak ke level tertingginya dalam tujuh pekan terakhir ke posisi US$ 1.238,20 per troy ounce. Sedangkan harga kontrak emas flat di posisi US$ 1.229 per troy ounce.

Harga emas masih tertekan akibat keperkasaan dollar AS seiring optimisme perekonomian Negeri Paman Sam yang semakin menguat. Asal tahu saja, jumlah warga AS yang mengajukan klaim pengangguran mengalami penurunan pada pekan lalu.

Sekadar informasi, dollar AS kemarin menguat 0,4% versus sejumlah mata dan diprediksi akan terus perkasa menjelang pertemuan the Federal Reserve pada pekan depan. Pertemuan tersebut akan memberikan petunjuk mengenai kapan suku bunga AS akan dinaikkan.

Semakin cepat suku bunga AS dinaikkan, dollar AS bisa semakin perkasa dan memukul harga emas.

Jika dihitung, hingga saat ini, harga emas masih membukukan kenaikan mingguan sebesar 2,6%. Ini merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Oktober lalu. Kondisi ini terjadi seiring adanya penarikan dana dari dollar dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.