http://economy.okezone.com

JAKARTA – Harga emas anjlok ke level terendahnya pada pekan ini. Di mana harga emas dalam perdagangan berjangka di New York turun 2 persen.

Analis Deutsche Bank Jim Reid menyebutkan, harga emas yang terkoreksi sampai 2,16 persen  menjadi USD1.261 per ounce pada Selasa lalu adalah penurunan terbesar sepanjang tahun ini.

Jika dibandingkan dengan posisi tertingginya pada Maret 2014, harga emas sudah terkoreksi sampai 9 persen. Demikian dilansir dari Barrons, Jumat (30/5/2014).

Sejauh ini, pergerakan harga emas dipengaruhi oleh tensi geopolitik Ukraina dan pelemahan data ekonomi AS. Di mana masih terjadi perdebatan apakah the Fed akan menghentikan stimulusnya atau tidak.

Tim analis komoditas Commerzbanks menyatakan, turunnya harga emas ini akibat pelemahan dari pasar terbesar, yakni China.

Berdasarkan data dari Cencus and Statistics Departement of the Hong Kong, China mencatatkan net impor emas dari Inggris sebanyak 67 ton pada April, terendah dalam 14 bulan terakhir. (rzk)