Bestprofit Futures

Pada H-2 Lebaran, Jumat (23/6/2017) pagi, antrean kendaraan mengular di Tol Jakarta-Cikampek.

Kemacetan dimulai dari kilometer 9 arah Cikampek hingga ke Gerbang Tol Cikarang Utama. Untuk mengantisipasi hal ini, pihak Jasa Marga menambah gardu tol yang dibuka. Bestprofit Futures

“Pagi ini Gerbang Tol Cikarang Utama akan ada penambahan gardu, dari semula 14 gardu menjadi 16 gardu,” ujar Humas PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek Handoyono di Bekasi, Jumat (23/6/2017).

Sebelumnya, Deputi General Manager Traffic Management PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek Cece Kosasih menyampaikan, diGerbang Tol Cikarang Utama nantinya terdapat 20 gardu untuk mengambil tiket saat arus mudik Lebaran.

Cece berharap, kebijakan ini dapat mengurai kepadatan menujuGerbang Tol Cikarang Utama. Namun, sampai saat ini hanya 16 gardu yang dibuka untuk arus mudik yang mengarah ke Cikampek.

Selain itu, pihak Jasa Marga akan memberlakukan contra-flow di beberapa titik di tol yang mengarah ke Cikampek. “Kita akan melakukan contraflow di 2 titik,” kata Handoyono.

Ia menyampaikan, beberapa titik yang akan diterapkan contraflow antara lain kilometer 14 hingga kilometer 21 dan kilometer 32 hingga kilometer 41 arah Cikampek. Bestprofit Futures

Kendaraan yang melintas di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di GT Palimanan, arah Cirebon dan Jakarta pada Rabu hingga Kamis, 22 Juni 2017 pukul 06.00 WIB sebanyak 81.646 unit.

Adapun kendaraan yang mudik yakni keluar Tol Cipali melalui GT Palimanan arah Cirebon tercatat 62.930 unit, sedangkan yang masuk GT Palimanan arah Jakarta sebanyak 18.716 unit.

Jumlah kendaraan pada H-4 Lebaran ini meningkat 30 persen dari hari sebelumnya yang masih 62.545 unit.

“Terlihat peningkatan signifikan volume lalu lintas pada H-3. Jumlah kendaraan yang melintas keluar dan masuk Tol Cipali melalui GT Palimanan hingga pagi ini bahkan mencapai lebih dari 3 kali lipat dalam kondisi normal,” ujar Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Firdaus Azis melalui keterangan tertulis yang diterima KompasProperti, Kamis (22/6/2017).

Adapun pada kondisi normal, kata Firdaus, kendaraan yang keluar masuk Tol Cipali melalui GT Palimanan tercatat 26.000 unit.

LMS juga mulai mengoperasikan 24 gardu di GT Palimanan Utama untuk memperlancar arus kendaraan.

Ia menambahkan, LMS terus mengupayakan percepatan transaksi di gerbang tol Cipali.

Untuk kendaraan golongan 1 yang menggunakan kartu uang elektronik (e-payment), saat bertransaksi di gerbang tol Cipali akan mendapat potongan tarif.

Diskon tersebut berlaku mulai hari ini, 22 Juni 2017 hingga 26 Juni 2017 dan saat arus balik berlaku pada 30 Juni- 2 Juli 2017.

Selain itu, LMS juga memberlakukan pembulatan tarif tol ke bawah bagi kendaraan golongan I dari Gerbang Tol Cikarang Utama dan yang keluar di Gerbang Tol Palimanan.

Masa berlakunya mulai hari ini, Kamis 22 Juni 2017 hingga 24 Juni 2017, dari tarif normal Rp 111.000, akan dibulatkan menjadi Rp 110.000.

“Manajemen LMS juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk menggunakan kartu uang elektronik (e-payment) agar mempercepat waktu transaksi sehingga akan memberikan kenyamanan bertransaksi di gerbang tol,” tutur Firdaus.

Selain itu, imbuh dia, para pemudik diharapkan memperhatikan hal-hal terkait keselamatan selama berkendara.

Pemudik perlu memastikan kendaraan dalam kondisi prima, fokus pada rambu lalu lintas, serta istirahat di rest area dan parking bay (tempat istirahat sementara).

“Bila perlu pasang aplikasi googlemaps/waze untuk mengetahui posisi. Hubungi info layanan tol Cipali 0260 7600 600 apabila diperlukan,” kata Firdaus Azis.

( mfs – Bestprofit Futures )