Bestprofit Futures Jakarta

Perusahaan aplikasi penyedia jasa transportasi, Go-Jek, mengajak pecinta Pokemon Go untuk berburu Pokemon.

Hal ini terungkap dalam cuitan perusahaan melalui akun Twitter resminya, @gojekindonesia, Senin (11/7/2016).

Dalam cuitan tersebut, Go-Jek juga menghadirkan tagar #GOJEKinaja dan me-Retweet cuitan milik @MuseumNasional. Museum Nasional mengajak pemain untuk berburu Pokemon di Museum Nasional, sebagai bagian dari upaya menambah wawasan dengan cara menyenangkan.

Meski begitu, tak dijelaskan lebih lanjut seperti apa bentuk nyata dari ajakan perusahaan tersebut kepada para pemain Pokemon Go.

Dunia game, khususnya di smartphone, sedang heboh-hebohnya. Para pemain berlomba-lomba berlari keluar rumah, bepergian ke lokasi tertentu, dan menangkap monster, yang kebanyakan lucu dan imut, bernama Pokemon. Ya, dunia saat ini sedang keranjingan sebuah game baru bernama Pokemon Go.

Lantas, apakah sebenarnya Pokemon Go itu? Ini merupakan game berbasis augmented-reality yang dikembangkan oleh Pokemon Company bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic.

Nama Niantic sendiri, mungkin, sudah banyak terdengar di kalangan gamer smartphone. Pasalnya, perusahaan spin off Google ini merupakan pihak di balik game populer Ingress, yang juga berbasiskan augmented-reality.

Sebelumnya, diberitakan Bestprofit Futures Jakarta mengenai kegilaan pemain Pokemon Go yang rela berkeliling tempat menggunakan jasa ojek online hanya untuk mencari Pokemon.

Uniknya lagi, sang pengemudi mengaku mendapat bayaran yang bisa dibilang cukup mahal dari penumpangnya.

Seperti diketahui, belakangan ini gim Pokemon Go memang sedang naik daun di kalangan pengguna iPhone dan smartphone Android.

Meski belum bisa mengunduh dari toko aplikasi resmi, penggemar Pokemon Go di Indonesia telah bisa menikmati gim tersebut dengan mengunduh file mentah apk Pokemon Go.

Tugas pemain Pokemon Go di antaranya adalah mengumpulkan Pokemon dengan berkeliling ke seluruh tempat, merebut gym dan mempertahankannya, serta mengevolusi Pokemon yang dimilikinya.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)