Bestprofit Futures Jakarta

Zlatan Ibrahimovic sudah pernah bermain di Liga Belanda, Italia, Spanyol, dan Prancis. Kini, di Liga Inggris, dia akan benar-benar menemukan gaya main berbeda.

Salah satu hal yang bakal ditemukan Ibrahimovic berbeda dibandingkan liga-liga lain yang sudah pernah ia jajal adalah cara bermain bek-beknya. Premier League, yang dikenal lebih agresif dari liga lainnya, amat mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik, tidak terkecuali dari cara bermain kebanyakan pemain bertahannya.

Namun, menurut bek West Bromwich Albion, Jonas Olsson, gaya tersebut justru akan menguntungkan Ibrahimovic. Mengapa demikian?

“Saya pikir, Liga Inggris benar-benar cocok untuknya. Pasalnya, Liga Italia dan Liga Inggris (secara defensif) lebih taktikal,” ujar Olsson kepada Aftonbladet.

“Di sini, secara umum bek-bek tengahnya lebih fokus untuk memenangi perebutan bola dengan cara yang amat Britania. Saya pikir, ini bisa menjadi keuntungan buatnya. Sebab, bek-bek itu terkadang terlalu terburu-buru, sementara dia adalah pemain yang cerdas,” ucap Olsson.

Ibrahimovic dan Olsson sama-sama anggota timnas Swedia –namun kini Ibrahimovic sudah memutuskan pensiun dari level internasional. Sebelum Ibrahimovic memutuskan untuk bergabung dengan Manchester United, Olsson mengaku bahwa striker berusia 34 tahun itu bertanya banyak hal pada dirinya.

“Dia ingin tahu seperti apa atmosfer di Inggris, apakah klub barunya cocok untuknya atau tidak, dan juga kehidupan di Manchester. Dia ingin tahu sedikit soal kehidupan sosial di sana,” kata Olsson.

Olsson mengatakan bahwa Ibrahimovic memiliki aura seperti Eric Cantona. Untuk United, kata Olsson, Ibrahimovic adalah pemain yang tepat. Sebab, dalam beberapa musim terakhir, United kehilangan pemain dengan karakter kuat.

Bek West Bromwich Albion, Jonas Olsson, mengungkapkan bahwa Zlatan Ibrahimovic sempat berpikir dua kali sebelum memutuskan bergabung dengan Manchester United. Alasannya?

Ibrahimovic menjadi salah satu pembelian ‘Setan Merah’ di bursa transfer musim panas ini. Juara Liga Inggris 20 kali itu tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk mendapatkannya lantaran kontrak Ibrahimovic dengan klub sebelumnya, Paris Saint-Germain, sudah habis.

Tahu bahwa kontrak Ibrahimovic bakal habis di pertengahan tahun 2016, United sudah membidiknya sejak awal tahun. Namun, ketika itu Ibrahimovic sempat tidak yakin.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)