http://vibiznews.com

Sepanjang sesi Asia hari ini (01/07) peregerakan Euro nampak flat dalam range sempit. Pada sesi ini Euro terhadap dollar AS diperdagangakan dalam kisaran 20 pips. Nampaknya pasar tengah menanti rilis fundamental penting dari sektor manufaktur yang akan menjadi arah pergerakan selanjutnya.

Pada perdagangan sebelumnya, di tengah kekacauan ekonomi Yunani, laporan fundamental Jerman pun menambah sentimen pelemahan Euro. Seperti pada laporan sebelumnya bahwa laju inflasi Jerman turun 0,1 persen pada Juni ini, berbalik dengan kenaikan sebesar 0,1 persen yang tercatat di bulan Mei. Kemudian selain inflasi inti kawasan (Core CPI Flash Estimate y/y) dilaporkan stagnan turun menjadi 0.8% dari sebelumnya 0.9%. Di hari yang sama bisnis retail Jerman juga menujukan penurunan.

Hari ini pasar sedang menanti indikator fundamental lainnya dari sektor manufaktur untuk bulan Juni dari beberapa negara kawasan Eropa seperti Jerman, Italy, Perancis, serta Final Manufacturing PMI untuk seluruh kawasan. Diperkirakan perubahan angka ekspansi dari masing-masing negara akan membuat sentimen terhadap mata uang Euro mix. Namun yang biasa diperhatikan oleh pasar adalah kondisi fundamental Jerman, karena negara tersebut hampir due per tiga kekuaran yang memotori ekonomi Eropa.

Sementara dari AS malam ini akan merilis perkembangan dari sektor pasar tenaga kerja (ADP Non-Farm Employment Change) yang menggambarkan jumlah lapangan kerja baru yang tercipta pada bulan yang lalu. Kondisi sektor tenaga kerja merupakan salah satu pertimbangan The Fed untuk memikirkan kebijakan Fed Rate tahun ini. Selain itu dari sektor manufaktur AS, Institute for Supply Management akan melaporkan survei (ISM Manufacturing PMI) mengenai kondisi bisnis saat ini termasuk pembelian output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan serta jumlah penambahan tenaga kerja.

Memantau pergerakan pair EURUSD saat ini (06:00:11 GMT, Rabu 1 Juli 2015) masih bergerak di kisaran 1.1144 dan 1.1125, sementara harga sedang bergulir pada kisaran 1.1135 tipis di bawah pembukaan hari ini pada 1.1139. Sedangkan perdagangan sebelumnya EURUSD bearish dengan mencapai tinggi 1.1244 dan rendah 1.1112.

Secara teknikal, Analyst Vibiz Research Center mengemukakan bahwa pergerakan pair EURUSD hari ini diperkirakan akan bergerak pada renge resisten di kisaran 1.1200 dan suport di kisaran 1.1078. Apabila melanjutkan pelemahan maka harga akan menguji support terdekat di kisaran 1.1078.