http://bisnis.news.viva.co.id

Dipicu gagalnya pembayaran utang Yunani.

VIVA.co.id – Harga emas di pasar spot internasional turun menyusul gagalnya pembayaran utang Yunani ke Dana Moneter Internasional, sehingga
memperlemah Euro terhadap dolar.

Harga emas turun 1,2 persen ke level terendah sejak 5 Juni dipatok sebesar US$1,166.35 per ons, atau merosot 0,7 persen. Emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus dipatok US$7,20 per ons menjadi US$1,171.80.

“Berharga hanya tidak menarik. Pada waktu di mana ia harus bisa dibilang tampil sopan namun tidak menemukan cara untuk menyelamatkan dirinya sendiri,” kata Amaryllis Gryllaki, asosiasi penjualan untuk TD Securities Global Logam di New York, dikutip dari CNBC, Rabu 1 Juli 2015.

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga batangan pada transaksi hari ini juga bergerak turun.

Hari ini emas Antam turun lagi sebesar Rp2.000 per gram menjadi Rp412.600 per gram dari perdagangan sebelumnya Rp414.600 per gram.

Emas ukuran lima gram dilepas dengan harga Rp2.615.000, ukuran 10 gram Rp5.180.000, ukuran 25 gram Rp12.875.000, ukuran 50 gram Rp25.700.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp51.350.000.

Sementara itu, harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp128.250.000. Sedangkan untuk ukuran 500 gram mencapai Rp256.300.000, tetapi untuk ukuran ini tidak tersedia karena habis terjual.

Ada pun harga beli kembali (buy back) emas Antam hari ini dipatok pada level Rp495 ribu.