Emas Bertahan Di Level Tinggi, Reli Bisa Terhambat Notulensi The Fed

http://www.seputarforex.com

Emas bertahan di level tinggi tiga pekan setelah makin menyusutnya harga minyak mentah dunia serta pasar ekuitas yang mendorong terbentuknya perolehan terpanjang harian sejak bulan Oktober. Para investor minggu ini menantikan rilisnya notulensi The Fed dari rapat pada bulan Desember lalu sebagai petunjuk kebijakan moneter apa yang akan diambil The Fed berikutnya.

Harga bulion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada $1,216.83 per ons pada pukul 09:51 pagi waktu Singpura dari sebelumnya di $1,218.58 kemarin, ketika harga mengalami kenaikan untuk hari ketiga ke posisi $1,223.10, level tertinggi sejak tanggal 16 Desember, demikian yang tercatat di data harga Bloomberg. Sedangkan harga emas berjangka di Comex New York diperdagangkan pada $1,216.80 per ons dari $1,219.40 kemarin.

Emas, yang telah merosot dalam waktu dua tahun terakhir, reli dari level rendah satu bulannya di posisi $1,168.34 pada tanggal 2 Januari di tengah gejolak harga minyak dan kemungkinan keluarnya Yunani dari Zona Euro.

Nilai tukar emas terhadap Euro mencapai yang tertinggi sejak bulan September 2013 sebelum data inflasi Zona Euro benar-benar mendesak Bank Sentral Eropa (ECB) untuk segera melakukan pembelian obligasi. Menurut analisa dari Zou Lihu di Citics Futures Co. yang diwawancarai oleh Bloomberg, emas masih melanjutkan perolehan dari tindak penghindaran risiko. Harga emas masih bergerak lebih tinggi walaupun Dolar AS juga kuat. Sementara minat beli masih kuat, notulensi The Fed yang akan dirilis Kamis dini hari nanti kemungkinan bisa menghalangi reli emas.