http://bisniskeuangan.kompas.com

CHICAGO, KOMPAS.com – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada Senin (29/12/2014) waktu setempat (Selasa pagi WIB), karena dollar AS menunjukkan penguatan di tengah krisis politik di Yunani yang mendorong euro melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari kehilangan 13,4 dollar AS, atau 1,12 persen, menjadi menetap di 1.181,90 dollar AS per ounce.

Sementara itu, Indeks Spot Dollar AS naik 0,18 persen menjadi 90,1910 di pasar New York. Indeks adalah ukuran dari kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah.

Dollar AS naik terhadap euro sebagai reaksi terhadap krisis politik di Yunani. Parlemen Yunani pada Senin menolak presiden baru, memicu pemilihan umum nasional lebih awal yang sekarang akan dijadwalkan 25 Januari.

Beberapa analis mengatakan bahwa emas mungkin menggelar reli yang signifikan pada awal Januari setelah mengurangi kondisi overboughtnya. Para analis yang sama percaya bahwa volatilitas jangka pendek tinggi karena volume rendah, logam mulia masih akan cenderung lebih tinggi.

Perak untuk pengiriman Maret kehilangan 36,8 sen, atau 2,28 persen, menjadi ditutup pada 15,779 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April kehilangan 17,2 dollar AS, atau 1,41 persen, menjadi ditutup pada 1.202,70 dollar AS per ounce.