Dollar AS Perkasa, Harga Emas Dunia Melorot

http://bisniskeuangan.kompas.com

CHICAGO, KOMPAS.com– Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Senin (20/4/2015) waktu setempat (Selasa pagi WIB), seiring dengan menguatnya dollar AS terhadap mata uang utama dunia lainnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 9,4 dollar AS atau 0,78 persen, menjadi menetap di 1.193,70 dollar AS per ounce.
Emas dalam tekanan karena indeks dollar AS naik 0,48 persen menjadi 97,97 dalam perdagangan tengah hari. Penguatan greenback ini akan mengurangi daya tarik emas berjangka yang dihargakan dalam dollar.
Faktor lain yang menekan emas adalah tanda terbaru meningkatnya pinjaman bank-bank di Tiongkok setelah bank sentral Tiongkok, Peoples Bank of China (PBoC), mengurangi rasio persyaratan cadangan bank sebesar 100 basis poin menjadi 18,5 persen pada Minggu, sebelum pasar dibuka.
Investor juga berfokus pada dua pertemuan penting Yunani bulan ini, serta pertemuan Federal Reserve AS, yang bisa menunjukkan tentang waktu untuk kenaikan suku bunga.
Perak untuk pengiriman Mei turun 34 sen, atau 2,10 persen, menjadi ditutup pada 15,889 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli, turun 18,7 dollar AS, atau 1,60 persen, menjadi ditutup pada 1.148,80 dollar AS per ounce.