Dolar AS turun di tengah data ekonomi lemah

http://www.antaranews.com

New York (ANTARA News) – Kurs dolar AS turun tipis terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB), karena laporan menunjukkan sektor manufaktur negara itu terus berkembang tetapi pada kecepatan yang lebih lambat.

Indeks Pembelian Manajer (PMI) sektor manufaktur AS melambat menjadi 58,7 pada November, turun 0,3 dari angka Oktober 59, lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan dalam sebuah laporan pada Senin, lapor Xinhua.

Perusahaan data keuangan Markit melaporkan pada Senin bahwa data akhir PMI manufaktur AS tercatat 54,8 pada November, yang mewakili ekspansi terlemah dari produksi manufaktur AS sejak Januari.

Yen Jepang berada di bawah tekanan di tengah berita bahwa Moodys Investors Services, lembaga pemeringkat global, menurunkan peringkat kredit pemerintah Jepang satu tingkat menjadi Aa3 dari A1 pada Senin pagi. Kurs dolar/yen menyentuh 119,14 segera setelah pengumuman tersebut, tingkat tertinggi sejak Agustus 2007.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,44 persen menjadi 87,966 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,2477 dolar dari 1,2443 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5740 dolar dari 1,5629 dolar. Dolar Australia naik ke 0,8511 dolar dari 0,8504 dolar.

Dolar AS dibeli 118,28 yen Jepang, lebih rendah dari 118,75 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun ke 0,9640 franc Swiss dari 0,9657 franc Swiss, dan bergerak turun ke 1,1318 dolar Kanada dari 1,1425 dolar Kanada.  (A026)