New York (ANTARA News) – Kurs dolar AS bervariasi terhadap mata uang lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB), karena tidak ada data ekonomi utama yang dirilis.

Pasar sedang menunggu pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve yang dimulai pada 28 Oktober, lapor Xinhua.

Presiden Federal Reserve Dallas Richard Fisher mengatakan dalam sebuah wawancara Senin bahwa ia terus mendukung mengakhiri program pembelian obligasi bulan ini.

Sementara James Bullard, Presiden Federal Reserve Bank St. Louis, Kamis lalu, mengatakan bahwa bank sentral harus berpikir tentang penundaan mengakhiri program pembelian aset untuk menghentikan jatuhnya ekspektasi inflasi.

Bullard mengatakan ia masih berpikir ekonomi AS akan mendapatkan pertumbuhan tiga persen pada semester kedua tahun ini dan lebih dari tiga persen pada tahun depan.

Bank sentral membuat pernyataan setelah pertemuan September bahwa pihaknya akan mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol untuk “waktu yang cukup”.

Pada akhir perdagangan di New York, euro menguat ke 1,2807 dolar dari 1,2775 dolar dari sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,6170 dolar dari 1,6108 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,8793 dolar dari 0,8761 dolar.

Dolar dibeli 106,83 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,68 yen dari sesi sebelumnya. Greenback bergerak turun menjadi 0,9422 franc Swiss dari 0,9453 franc Swiss, dan naik menjadi 1,1283 dolar Kanada dari 1,1272 dolar Kanada.