Bestprofit Futures Jakarta

Baca Ini Dokumen Australia ‘Bayangi’ Sidang Lanjutan Jessica Wongso part.1

3. Pembunuh Mirna Pintar

Sianida merupakan senyawa kimia yang bersifat korosif atau merusak permukaan benda. Meski demikian, reaksi kimia semacam itu akan hilang jika sianida terkena asam basa atau berada di suhu panas (temperatur tinggi). Pemahaman ini dikuasai betul oleh orang yang meracuni Mirna.

Pembunuh Mirna menggunakan Vietnamnese Ice Coffee sebagai media meracun karena cara penyajiannya melibatkan air panas dan es. Diketahui minuman kopi asal Vietnam itu disajikan dengan cara meletakkan bubuk kopi dalam alat dripper.

Setelah itu, air panas dituang ke dripper untuk mengekstrak kopi. Selanjutnya tetes demi tetes larutan kopi jatuh ke dalam gelas di bawah dripper, yang sudah diberi es batu serta susu kental manis. Sehingga tetap membuat minuman itu dingin meski berasal dari air yang panas.

“Jadi pelaku ini cukup smart, Yang Mulia. Pelaku ini pintar. Dia tahu sifat-sifat sianida, kalau kena panas bagaimana. Makanya dia pilih minuman es,” ungkap Ahli Toksikologi Nursamran di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Saat proses larutan kopi menetes itulah diduga ada yang menaruh sianida di gelas Mirna. Hingga warna khas Vietnamnese Ice Coffee menguning seperti kunyit Bestprofit Futures Jakarta.

4. Detik-Detik Sianida Larut

Nursamran menyatakan ia mengantongi waktu saat sianida masuk ke dalam kopi Mirna, yaitu sekitar pukul 16.30 sampai 16.45 WIB.

Penghitungan Nursamran pun dicocokkan Tim Majelis Hakim dengan jam di rekaman CCTV saat kopi disajikan di meja 54, tempat Jessica menunggu kedatangan Mirna dan Hani.

“Nah itu kelihatan ya, kopi diantar jam 16.24 WIB,” kata Hakim Anggota Binsar Gultom.

Hakim mengingatkan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mempersiapkan Ahli Digital Forensik guna menelaah gerak-gerik Jessica di CCTV Cafe Olivier, pada sidang selanjutnya.

“Makanya JPU untuk selanjutnya tolong dipersiapkan dengan benar-benar ini ahli-ahlinya. Tolong dipastikan untuk Ahli IT-nya datang disidang berikutnya,” tutup Binsar.

5. ‘Gula’ Sianida

Nursamran menduga kuat, sianida yang masuk ke dalam es kopi Vietnam untuk Mirna berbentuk zat padat. Semisal berwujud kristal seperti gula. Kemungkinan sianida berbentuk zat cair, kecil.

“Kita tidak bisa pastikan (sianida) dalam bentuk apa. Tapi dari fakta yang kita temukan, kemungkinan besar dalam bentuk padat,” ujar dia.

Lalu bagaimana cara kristal-kristal itu cepat larut?

“Itu kan bisa dihaluskan. Bisa ditumbuk, gampang sekali pecah karena tidak keras,” kata Nursamran.

6. Garukan Tangan Jessica

Dokter Slamet Poernomo, dokter forensik RS Polri mengatakan sianida yang beririsan dengan kulit manusia akan memberikan efek luka pada kulit.

“Kalau sianida dalam jumlah besar, apalagi dalam bentuk cairan, itu akan menyebabkan perlukaan pada kulit. Kalau bubuk, gatal saja karena tidak terserap,” kata Slamet di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 3 Agustus 2016.

Slamet melalui reka ulang tayangan CCTV, menjelaskan bagaimana Mirna yang mulanya tampak sehat kemudian setelah meneguk kopi menjadi tak nyaman dengan mengibas-ngibas mulutnya, kejang-kejang, dan akhirnya meninggal.

“Dari gejala-gejala itu kami menyakini, dalam hal tadi, itu sesuai dengan racun sianida,” Slamet menandaskan.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)