Bestprofit Futures Jakarta

Seorang anak laki-laki di Inggris dicap ‘orang aneh’ dan ‘gila’, ternyata memiliki tingkat kecerdasan (IQ) lebih tinggi dari Stephen Hawking dan Albert Einstein Bestprofit Futures Jakarta.

Murid laki-laki di sebuah sekolah dasar di Essex, Inggris, ini menjadi sasaran ejekan dan sering dibuli oleh teman-teman di sekolahnya karena dianggap bertingkah aneh.

Anak bernama Maddison Bowden (12) itu tidak disukai oleh teman-temannya karena di selalu berpikir dan berbicara berbeda dari teman-temannya dan layaknya seorang dewasa.

Ia memiliki kemampuan luar biasa, berpikir lebih cepat, dan mampu menyelesaikan soal dalam waktu cepat. Namun, teman-temannya menganggap ia suka memamerkan dirinya.

Bowden pun dibuli habis-habisan oleh teman-temanya sehingga membuat situasi menjadi lebih buruk, yakni ia ingin bunuh diri, seperti dilaporkan Daily Express, Senin (30/8/2016).

Namun, setelah tes IQ oleh lembaga pengetes kecerdasan MENSA dilakukan, anak itu mendapat nilai 162 pada kertas Cattell III B.

Skor tersebut merupakan yang paling tinggi bagi anak di bawah 18 tahun, setelah Bowden mampu menjawab 150 pertanyaan dengan cepat.

Bahkan setelah menyelesaikan ujian, hasilnya sangat gemilang, Bowden mendapat nilai 11-plus. Ia memiliki kemampuan yang luar biasa melampaui anak-anak lainnya.

Skor 162 menunjukkan IQ yang lebih tinggi dari Stephen Hawking dan Albert Einstein dan unggul di atas rata-rata orang lain di seluruh dunia yang pernah mengikuti tes tersebut.

Ibunya, Luisa Di Marco (41) amat bangga dan mengatakan bahwa ia telah berjuang habis-habisan setelah mendengar anaknya mengatakan ingin mati karena tidak tahan dibuli teman-temannya.

“Ketika dia pulang dan berkata ‘saya tidak ingin hidup lagi, ibu’ – merupakan hal yang sangat sulit bagi saya untuk mendengar anak saya mengatakan seperti itu,” kata ibunya.

Menurut catatan Kompas.com, Einstein si penemu teori relativitas itu punya IQ 160 dan Hawking si penemu teori lubang hitam juga sama, 160.

Atas skornya yang luar biasa, dia menjadi salah satu anggota termuda dari Mensa. Mensa adalah sebuah organisasi non-profit yang berada di seluruh dunia, beranggotakan para jenius dengan IQ di atas superior.

Menurut Ann Clarkson, juru bicara dari Mensa Inggris, Kian bergabung dengan 4 orang anggota lain seumurnya, yang dapat mencetak skor sebaik ini. Bahkan ini pertama kali dalam 30 atau 40 terakhir. Meski demikian, sang juru bicara tidak terlalu setuju untuk membandingkan Kian dengan Einstein maupun Hawking. hal ini tentu karena kontribusi dalam dunia sains tak melulu hanya dilihat dari kapasitas IQ.

“Itu adalah skor yang sangat bagus, namun akan lebih baik jika tak membandingkannya dengan Einstein maupun Hawking,” ungkap Ann Clarkson kepada The Huffington Post.

Tes dengan tipe ‘Cattell’ yang dijalani oleh Kian, ternyata lebih terfokus pada ‘pemikiran verbal,’ di mana nilai 100 adalah angka rata-rata. meski demikian, Kian yang merupakan anak dari seorang pemadam kebakaran di Coventry, menyatakan bahwa “Aku sangat bangga bisa meraih nilai yang bagus.”

Meski sadar memiliki skor yang luar biasa, ambisi si kecil Kian bukanlah jadi penemu di bidang sains, atau jadi ilmuwan. Ambisinya adalah jadi seorang pesepakbola professional. Saat ini dia bermain di klub Coventry City U-12.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)