Bestprofit Futures Jakarta

Setelah BMW Motorrad di Inggris mengumumkan harga model paling gres BMW Motorrad, G310R, pekan lalu Australia juga melakukan hal yang sama. Kabar baiknya, keluarga terkecil itu dijual lebih murah.

Di Inggris, G310R dilego 4.290 poundsterling atau Rp 75,2 juta, sementara di Australia 5.790 dollar Australia (Rp 57,1 juta).

Dilansir Motor Biker Writer, bos BMW Motorrad Australia Andreas Lundgren mengatakan produk impor dari India ini bakal membuka segmen baru. Harga murahnya diharapkan bisa mengobarkan minat beli bikers pemula.

Bila dibandingkan dengan pasar lain yang juga sudah mengumumkan harga, G310R di Australia memang lebih terjangkau. Di Swiss G310R dijual 5.350 francs (Rp 71,2 juta) dan Jerman 4.750 euro (Rp 68,7 juta).

Bagaimana di Indonesia? Memang belum ada pernyataan resmi dari pihak Maxindo Moto Nusantara yang memegang hak distribusi dan impor BMW Motorrad di dalam negeri, namun kita bisa berharap harganya tidak melintir jauh.

India dan Indonesia memiliki kerja sama ekonomi via ASEAN, itu salah satu poin yang bisa bikin beban pajak impor G310R ke Indonesia tidak terlalu tinggi. Meski begitu perlu diingat kapasitas mesinnya ganjil buat Indonesia yang “batas murahnya” di bawah 250cc.

G310R memiliki mesin 1-silinder 313cc, karena masuk kelas 250-500cc maka beban pajak barang mewahnya (PPnBM) kena golongan 60 persen. Selain itu juga G310R dikenakan pajak penghasilan sebesar 5 persen dari harga jual.

 (mfs – Bestprofit Futures Jakarta)