Bestprofit Futures Jakarta

CEO Amazon Jeff Bezos kini menjadi orang terkaya nomor tiga di dunia. Seperti Bestprofit Futures Jakarta kutip dari laman Fortune, Senin (25/7/2016), Bloomberg Billionaires Index mencatat, nilai kekayaan Bezos melampaui kekayaan miliarder Warren Buffet.

Kekayaannya juga melangkahi Amancio Ortega, pendiri Zara dengan kekayaan sebesar US$ 73 miliar atau Rp 960 triliun. Adapun, posisi pertama orang terkaya di dunia masih diduduki oleh pendiri Microsoft, Bill Gates dengan harta senilai US$ 89 miliar atau Rp 1.171 triliun.

Untuk diketahui, saat ini nilai kekayaan Bezos tercatat sekitar US$ 65,05 miliar atau Rp 855 triliun. Sedangkan nilai kekayaan Warren Buffet tercatat US$ 32 miliar atau Rp 421 triliun.

Sebelumnya, pada Februari, gejolak situasi global membuat kekayaan Bezos berkurang hingga US$ 43 miliar (Rp 565 triliun), tetapi setelah itu kekayaannya justru meningkat sebesar US$ 5,4 miliar (Rp 71 triliun).

Bloomberg melaporkan, kekayaan terbesar Bezos berasal dari Amazon, jaringan eCommerce yang dikelolanya. Amazon sendiri merupakan perusahaan Amerika Serikat dengan nilai valuasi tertinggi kelima setelah Apple.

Kabarnya, langkah Bezos menyalip kekayaan Buffet sebagian besar disebabkan karena CEO Berkshire Hathaway tersebut menyumbangkan donasi senilai US$ 2,2 miliar (Rp 28,9 triliun) kepada Bill & Melinda Gates Foundation.

Meski begitu, kekayaan Buffet masih melesat hingga US$ 2,7 miliar (Rp 35,5 triliun) pada 2016.

Jeff Bezos diketahui mendirikan Amazon pada Juli 1994. Berkantor pusat di Seattle, Washington, AS, kini perusahaan tersebut telah menjadi perusahaan perdagangan elektronik multinasional. Selain itu Amazon juga merupakan pengecer online (dalam jaringan/daring) terbesar di dunia.

Nenek moyang Bezos adalah orang Texas yang secara turun temurun memiliki peternakan seluas 101 km² di Cotulla. Kakeknya adalah direktur regional Komisi Energi Atom Amerika Serikat di Albuquerque yang minta pensiun lebih awal untuk bekerja di peternakan.

Pada masa remaja, Bezos sering menghabiskan musim panas bersama kakeknya. Sejak kecil, Bezos sudah memperlihatkan bakatnya di bidang mekanik. Bezos balita pernah mencoba membongkar sendiri tempat tidur miliknya dengan obeng.

Bezos dilahirkan ketika ibunya yang bernama Jackie Bezos masih berusia belasan tahun. Pernikahan ayah dan ibunya hanya bertahan setahun lebih. Ibunya menikah kembali ketika Bezos masih berusia lima tahun. Ayah tiri Bezos yang bernama Miguel Bezos adalah imigran asal Kuba.

Miguel Bezos datang sendirian ke Amerika Serikat sewaktu masih berusia 15 tahun hingga akhirnya diterima di Universitas Albuquerque. Keluarga Bezos pindah ke Houston, Texas, dan Miguel Bezos bekerja sebagai insiyur di Exxon. Kelas 4 hingga kelas 6 dilewatkan Bezos kecil di Sekolah Dasar River Oaks Elementary, Houston.

Bezos menunjukkan minatnya pada bidang ilmu sejak masih muda. Ia mengutak-utik alarm listrik supaya sang adik tidak masuk ke kamarnya. Garasi orang tua juga dijadikannya laboratorium untuk eksperimen ilmiah. Setelah orang tuanya pindah ke Miami, Florida, Bezos melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas Miami Palmetto.

Ketika diterima di Universitas Princeton, Bezos ingin mengambil jurusan fisika, tapi berubah pikiran dan mendalami komputer hingga lulus dengan gelar di bidang ilmu komputer dan teknik listrik.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)