Di Barcelona, Lorenzo Bidik Hattrick

Bestprofit Futures Jakarta

Jorge Lorenzo dengan tegas mematok target juara pada Grand Prix Catalunya akhir pekan ini, yang merupakan balapan kandangnya.

Juara dunia dari tim Movistar Yamaha tersebut menyebut berlaga di Montmelo, pinggiran Barcelona, serasa seperti di rumah sendiri karena dia sudah cukup lama tinggal di sana.

Berbekal dua kemenangan beruntun di Le Mans dan Mugello, Lorenzo pun mengincar hattrick di hadapan para pendukungnya.

“Sekarang kami di sini untuk balapan kandang. Barcelona sangat spesial untuk saya, trek yang saya sukai dan sebagian besar pendukung saya akan datang ke Grand Prix ini. Saya tinggal di sini sangat lama dan merasa seperti di rumah,” kata Lorenzo dalam surel yang diterima redaksi, Rabu (1/6).

“Saya masih merasakan kemenangan terakhir di Mugello, yang satu ini sangat spesial karena banyaknya bumbu yang dicampurkan.”

“Balapan itu penting artinya untuk klasemen. Sekarang di Montmeló (Barcelona) kami perlu menambah poin lagi tentu saja, namun kami akan berusaha menunjukkan potensi kami dan berusaha untuk kembali merebut kemenangan.”

Barcelona sudah mulai mempersiapkan segala kemungkinan jika kiper nomor satunya, Claudio Bravo betul-betul dibajak oleh Manchester City. Klub Catalan sudah membidik kiper Valencia, Diego Alves.

 Acara penutupan itu dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin, Emron Pangkapi, politikus Golkar Aksa Mahmud.

Romi mengatakan, target untuk masuk tiga besar bukanlah ambisius. Sebab, PPP pernah masuk dalam tiga partai besar di Indonesia sejak tahun 1977 hingga 2004. Karena itu tidak berlebihan, jika target tiga besar yang diamantkan dalam Muktamar ke VIII ini.

“Jadi tidak terlalu berlebihan jika kita menargetkan untuk masuk tiga besar di Pemilu 2019,” kata Romi.

Dilansir Marca, pihak Barca diyakini sudah menjalin komunikasi dengan Valencia terkait transfer Diego Alves. Kiper asal Brasil yang kini berusia 31 tahun diklaim bakal ditebus Barca sekira 3 juta poundsterling.

Ia bakal didatangkan ke Camp Nou dengan posisi sebagai pelapis Marc-Andre Ter Stegen. Namun itu hanya akan terjadi, jika Bravo benar-benar akan pindah ke City di musim depan.

Manchester City sendiri merupakan klub Liga Primer Inggris yang paling aktif pada musim ini. Terhitung, 8 pemain sudah diboyong Manchester City selama musim panas ini. Sementara Barcelona, sudah memiliki 4 pemain anyar selama bursa transfeer musim panas ini.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Yamaha Ungkap Tuntas Penyebab Jebolnya Mesin Rossi

Yamaha mengungkapkan bahwa masalah elektronik — yaitu pembatas putaran mesin dalam perangkat electronic control unit (CPU) yang berlaku standar di MotoGP — adalah penyebab kerusakan mesin di Mugello.

Jorge Lorenzo adalah yang pertama mengalami masalah tersebut di sesi latihan pagi hari, sementara rekannya Valentino Rossi dipaksa menghentikan balapan ketika sedang membuntuti Lorenzo saat mereka berdua memimpin balapan.

Berikut ini penjelasan lengkap dan terperinci dari kepala proyek Yamaha YZR-M1 Kouji Tsuya:

“Setelah masalah teknis di Mugello, dua mesin yang rusak tersebut dikembalikan ke YMC (Yamaha Motor Corporation) untuk keperluan investigasi.

Setelah penyelidikan terperinci atas mesin-mesin tersebut, dan juga data telemetri serta sistem-sistem terkait, kami menemukan penyebab masalah itu.

Kegagalan itu disebabkan oleh masalah elektronik terkait pembatas putaran mesin (rev limiter) yang akhirnya mengakibatkan kerusakan katup dan piston. Penyebab masalah mesin Jorge dan Valentino sama. Agar lebih jelas, tidak ada kerusakan pada komponen mesin atau struktur, ini murni masalah pengendali elektronik.

Masalah yang dialami Valentino disebabkan oleh putaran mesin yang terlalu tinggi secara tak sengaja ketika berakselerasi, sehingga melewati batas puncak dengan gas penuh di akhir lintasan lurus. Kerusakan ini sama sekali tak terkait dengan kesalahan yang dilakukan oleh Valentino di tikungan San Donato satu putaran sebelumnya.

Tidak ada setelan mapping khusus yang dipakai di Mugello; kami menggunakan mapping yang persis sama seperti biasanya. Kami sekarang telah menarik dua mesin itu dari alokasi untuk musim ini.

Kami punya akar sejarah yang kuat tentang daya tahan mesin dan fakta ini tidak berubah setelah insiden tersebut. Mesin tidak mengalami masalah, namun kami tidak menyadari perbedaan cara kerja dari perangkat lunak ECU standar ini, yang membuat pembatas putaran bekerja dengan cara berbeda dibandingkan musim lalu. Kami menyetel rev limiter berdasarkan data tahun lalu dengan cara yang persis sama seperti yang kami lakukan tahun lalu, namun kami tidak tahu bahwa software ini bekerja dengan cara berbeda.

Mesin Valentino adalah yang paling baru dari tiga mesin yang disegel dari alokasi mesin dia, karena itu setelah kerusakan mesin Jorge di sesi pemanasan. tidak ada alasan untuk menggantinya. Terlebih lagi, kami tidak bisa menemukan masalah elektronik di mesin Jorge dalam waktu yang begitu pendek.

Mugello adalah salah satu sirkuit yang paling rawan karena bisa melewati batas puncak (putaran mesin) pada gas penuh di lintasan lurus, dan RPM (putaran mesin per menit) menjadi lebih tinggi. Kami belajar dari insiden ini dan sudah memodifikasi setelan rev limiter, jadi akan baik-baik saja di Catalunya nanti.

Sebagai tindakan berjaga-jaga, mesin-mesin lain yang telah digunakan oleh Valentino dan Jorge di Mugello akan dipakai hanya untuk sesi latihan saja, sampai siklus umurnya selesai.

Kami paham bahwa masalah elektronik telah menyebabkan kerusakan di Mugello, karena itu kami tidak merasa perlu untuk mengotak-atik mesin-mesin tersisa yang belum disegel. Kami masih punya cukup mesin untuk menuntaskan musim ini. Kami telah mengambil tindakan, jadi kami yakin kerusakan di Mugello tidak akan terulang.”

Untuk diketahui, setiap pembalap pabrikan di tim Yamaha, Honda dan dibatasi hanya tujuh mesin dalam semusim. Semuanya harus dengan spesifikasi yang identik karena pengembangan mesin dilarang bagi tiga tim itu setelah musim dimulai.

Rossi dan Lorenzo masing-masing telah memakai tiga dari jatah tujuh mesin mereka.