Volvo Bakal “Offensive” dengan XC90 di Indonesia

Best profit Futures

Setelah bertahun-tahun mati suri, akhirnya bisnis Volvo Cars kembali bergeliat. Lewat pengumuman penunjukkan mitra bisnis baru di Indonesia, yakni Grup Garansindo, merek asal Swedia ini siap terlahir kembali lewat model terbarunya, XC90 dan S90. Best profit Futures

Sport utility vehicle (SUV) menengah Volvo ini boleh dibilang menjanjikan. Menyasar segmen kalangan premium di Indonesia, serta segmen pasar yang tengah bergeliat, membuat kesempatan XC90 jadi terbuka luas. Belum lagi, sejarah panjang merek Volvo yang sudah tertanam di benak konsumen di Indonesia sejak era akhir 1980-an.

Satya Saptaputra, Chief Operating Officer Grup Garansindo, mengatakan, komitmen yang ditunjukkan Volvo Cars di Indonesia akan berujung pada peluncuran lebih dari satu model baru. Secara bertahap, model-model unggulan akan diluncurkan sesuai dengan strategi pemasaran perusahaan.

Volvo juga mau terlahir kembali di Indonesia, sesuai dengan strategi terbarunya pasca akuisisi grup Geely Holding dari Ford Motor Company, sejak 2010.

“Indonesia market super penting, enggak bisa dipandang sebelah mata. XC90 produk unggulan Volvo. New Volvo image diawali dengan offensive XC90,” kata Satya Saptaputra, Direksi Grup Garansindo kepada KompasOtomotif, Rabu (1/2/2017).

Generasi kedua Volvo XC90 pertama kali dijumpai KompasOtomotif di pameran Los Angeles Auto Show 2016, November lalu. Ada dua varian pilihan yang ditawarkan kala itu, masing-masing dibekali mesin 2.0 liter, 4-silinder, turbo, supercharged, berpadu dengan transmisi 8-pecepatan. Varian pertama, T6, menawarkan tenaga 316 tk. Sedangkan varian kedua, T8, dibekali piranti tambahan, hibrida plug-in, membuat tambahan tenaga jadi bertambah, jadi 400 tk. Best profit Futures

Agung Kurniawan/KompasOtomotifGenerasi terbaru S90 sudah menggunakna platform global terbaru Volvo Cars.

Di AS, Volvo XC90 dibanderol mulai 48.900 dollar AS atau Rp 655,05 juta. Belum ada informasi berapa kalau dipasarkan ke Indonesia.

Sedangkan, model kedua adalah generasi terbaru S90. Sedan menengah ini merupakan bagian dari desain platform global terbaru Volvo Cars, yang juga digunakan pada XC90. Artinya, spesifikasi mesin yang ditawarkan, sama.

Perpindahan Bisnis

Isu perpindahan bisnis Volvo dari Grup Indomobil ke Grup Garansindo, sebenarnya sudah terdeteksi KompasOtomotif sejak awal 2016. Proses persiapan diler resmi terbaru Volvo yang disebut-sebut akan sesuai standar Volvo Cars Retail Experience (VRE) juga sudah disiapkan sejak pertengahan tahun lalu. Lokasinya berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, sebelumnya diler Chrysler, yang notabene juga merupakan mitra bisnis Grup Garansindo.

Lalu, kapan Garansindo mulai melepas model baru Volvo di Indonesia?

“After-Sales segera, untuk peluncuran produk mudah-mudahan enggak lebih dari kuartal kedua tahun ini. Sekarang kan sudah Februari,” kata Satya yang juga calon pemegang tanggung jawab pemasaran Volvo di Indonesia.

( mfs – Best profit Futures )

FIFA Ballon d’Or Bakal Kembali ke Format Awal

Bestprofit Futures Jakarta

Gelar Ballon d’Or bakal kembali ke pemiliknya. Penghargaan bergengsi bagi pesepak bola dunia ini tidak lagi dikelola FIFA. Pasalnya, kontrak kerjasama yang terjalin sejak 2010 lalu telah usai dan tidak diperbaharui.

Seperti dilansir AS, penghargaan Ballon d’Or akan dikelola oleh perusahaan media Prancis lagi. Dengan demikian, format pemilihan pemenang juga akan berubah dan hanya diikuti oleh wartawan-wartawan Eropa.

Ballon d’Or sendiri pertama kali digelar pada tahun 1956 atau bertepatan dengan European Champions Club yang sekarang dikenal sebagai Liga Champions. Program ini berlangsung setiap tahun sampai akhirnya Presiden FIFA, Sepp Blatter membeli hak penyelenggaraannya dari EPA sebesar 15 juta euro, 2010 lalu.

Sejak saat itu, France Football;s Ballon d’Or resmi dilebur dengan FIFA World Cup Player dan menggunakan nama FIFA Ballon d’Or. Berbeda dari sebelumnya, sejak 2010, peserta yang mendapat hak pilih tak lagi hanya wartawan Eropa, tapi dunia. Pelatih dan kapten timnas anggota FIFA juga mendapat hak suara.

Sejak melebur jadi satu, FIFA Ballon d’Or masih memiliki dua pemenang, yakni Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid). Messi memimpin dengan empat gelar dan Ronaldo dua gelar.

Namun sejak Gianni Infantino terpilih sebagai presiden FIFA menggantikan Blatter, hubungan kedua lembaga ini mulai merenggang. Kamis lalu, Groupe Amaury atau EPA telah mengumumkan lewat pesan audiovisual terkait berakhirnya kerjasama dengan FIFA dengan slogan ‘Ballon d’Or Kembali ke Rumah’.

Dengan demikian, FIFA kini tengah mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali pemberian gelar pemain terbaik FIFA (FIFA World Player) yang sempat berlangsung sejak 1991 sampai 2009. Penghargaan ini dilakukan melalui pemungutan suara yang dilakukan seluruh kapten dan pelatih timnas anggota FIFA. Penghargaan biasanya berlangsung di Zurich, Swiss, pada awal Desember atau Januari setiap tahunnya.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Real Madrid Susah Payah Kalahkan Mantan Klub Ronaldo

Bestprofit Futures Jakarta

Real Madrid mesti menunggu hingga 90 menit untuk memastikan kemenangan atas Sporting Lisbon. Dalam laga perdana Grup F Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Kamis (15/9/2016), Madrid menang tipis 2-1 atas mantan klub mega-bintangnya, Cristiano Ronaldo Bestprofit Futures Jakarta.

Madrid yang berstatus juara bertahan Liga Champions musim lalu, mendapat perlawanan sengit Sporting Lisbon. Pertahanan rapat wakil Portugal membuat peluang yang diciptakan trio BBC; Bale, Benzema, Cristiano Ronaldo belum mampu mengubah kedudukan.

Memasuki menit ke-30, Sporting sempat mengancam gawang Madrid. William Carvalho coba melepaskan tendangan spekulasi, namun masih ada pemain tuan rumah yang menghalau.

Empat menit berselang, giliran Gelson mengirim umpan berbahaya ke jantung pertahanan Madrid. Kali ini, Dost gagal memaksimalkannya.

Setelahnya Madrid banyak menekan lewat aksi Bale di sektor sayap kanan, namun gol yang ditunggu tak kunjung hadir. Skor imbang tanpa gol menutup babak pertama.

Di babak kedua, Madrid justru tertinggal tiga menit selepas kick off. Umpan terukur Bryan Ruiz kepada Bruno Cesar diselesaikan menjadi gol untuk mengubah kedudukan jadi 1-0 untuk keunggulan Sporting.

Di menit ke-67, pelatih Zinedine Zidane menarik Bale dan Benzema untuk memasukkan Lucas Vazquez serta Alvaro Morata. Namun strategi itu tak membuat perubahan signifikan di lini serang Madrid. Gempuran Ronaldo yang jadi bermain sedikit melebar masih belum membuahkan gol.

Namun Ronaldo juga yang melecut kebangkitan Madrid. Satu menit jelang laga bubar, mantan pemain termahal di dunia menjebol gawang klub masa kecilnya lewat tendangan bebas terukur. Untuk menghormati Sporting, tidak ada selebrasi berlebihan dari CR7. Skor jadi 1-1.

Pada menit 90, Madrid akhirnya memastikan kemenangan jadi 2-1 lewat aksi Alvaro Morata. Dari sekian banyak peluang, pemain berusia 23 tahun menjebol gawang Sporting lewat tandukan setelah mendapat assist dari James Rodriguez.

Hasil ini membuat Madrid untuk sementara bercokol di peringkat dua klasemen Grup F dengan poin tiga. Posisi pertama direbut Borussia Dortmund yang menang besar 6-0 atas wakil Polandia, Legia Warsawa.

Susunan Pemain
Real Madrid:
Casilla, Carvajal, Ramos, Varane, Marcelo, Kroos (Rodriguez’77), Casemiro, Modric, Bale (Vazquez’67), Benzema (Morata’68), Ronaldo

Sporting Lisbon: Patricio, Zeegelar, Coates, Semedo, Pereira, Cesar, William Carvalho, Adrien (Elias’73), Gelson (Markovic’70), Bryan Ruiz (Campbell’90), Dost.

 (mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Ditekuk Thailand, Kans Timnas Indonesia U-19 Menipis

Bestprofit Futures Jakarta

Timnas Indonesia U-19 menderita kekelahan tipis 2-3 saat menghadapi Thailand di Piala AFF U-19, Rabu (14/9/2016). Hasil tersebut membuat peluang Garuda Jaya semakin tipis untuk lolos dari fase penyisihan grup. Hasil tersebut tentu sangat disayangkan oleh kubu Merah Putih. Pasalnya, skuat asuhan Eduard Tjong sudah berhasil memimpin 2-1 di babak pertama Bestprofit Futures Jakarta.

Dua gol Indonesia diborong Dimas Drajad lewat titik putih pada menit ke-15 dan 17, namun sebelum waktu turun minum pemain pengganti Thailand, Sittichok Paso, memperkecil ketertinggalan negaranya menjadi 1-2 pada menit ke-33.

Alih-alih memperbesar keunggulan di babak kedua, Indonesia justru dikejutkan gol cepat Paso yang sukses memanfaatkan serangan balik. Gol tersebut akan menjadi catatan Coach Edu karena lahir cuma semenit setelah wasit meniup peluit kickoffbabak kedua.

Pada menit ke-53, Thailand berbalik memimpin (3-2) melalui tendangan lob Worachit Kanitsribumphen. Gol tersebut mengunci kekalahan Indonesia di laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF U-19 2016.

Dengan hasil itu, Indonesia terlempar ke posisi kelima Klasemen Grup B lantaran belum mendapat poin. Pasalnya, di laga perdana menghadapi Myanmar U19 Dimas Drajad Cs juga dibekap kekalahan 3-2.

Di laga berikutnya, Jumat (16/9/2016) sore WIB Indonesia bakal menghadapi pemuncak klasemen, Australia U19 di Stadion Yeovil Town F.C (YTFC).

Susunan pemain kedua tim,

Indonesia U-19: Muhammad Riyandi, Arizky Wahyu Satria, Bagas Adi Nugroho (C), Pandi Ahmad Lestaluhu, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, Satria Wardana, Asnawi Mangkualam Bahar, Moh Edo Febriansyah, Muhammad Dimas Drajad, Sandi Pratama, Saddil Ramdani

Thailand U-19: Chakorn Pilakhiang, Arthit Ueafuea, Jakkapong Subsamutr, Saringkan Promsupa, Sorawit Panthong, Chotipat Poomkaew, Worachit Kanitsribumphen (C), Sansem Limwatthana, Supachai Chaided, Suksan Mungpao, Nanthawat Soankaeo

Timnas Indonesia U-19 berhasil unggul 2-1 di babak pertama saat menghadapi Thailand di penyisihan Grup B Piala AFF U-19. Dua gol diborong Dimas Drajad lewat titik putih.

Tampil di Hang Day Stadium, Hanoi, Vietnam, Timnas Indonesia U-19 diuntungkan setelah pemain Thailand melakukan handball di kotak terlarang. Keputusan wasit menunjuk titik putih berhasil dioptimalkan Dimas Drajad menjadi gol di menit ke-15.

Hanya berselang dua menit setelah gol Garuda Jaya, wasit kembali menghadiahi Indonesia dengan menunjuk titik putih. Kembali, Dimas Drajad yang dipercaya menjadi eksekutor sukses menggandakan skor dengan menyarangkan bola ke gawang Thailang.

Sebelum babak pertama berakhir, Thailang memasukan Sittichok Paso. Keputusan tersebut berbuah manis karena sang pemain memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 di menit ke-33.

Hingga babak pertama berakhir, skor 2-1 tetap tidak berubah. Adapun kedua pelatih diprediksi mengganti sejumlah pemain di babak kedua.

Susunan pemain kedua tim

Indonesia U19:
Muhammad Riyandi, Arizky Wahyu Satria, Bagas Adi Nugroho (C), Pandi Ahmad Lestaluhu, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, Satria Wardana, Asnawi Mangkualam Bahar, Moh Edo Febriansyah, Muhammad Dimas Drajad, Sandi Pratama, Saddil Ramdani

Thailand U19: Chakorn Pilakhiang, Arthit Ueafuea, Jakkapong Subsamutr, Saringkan Promsupa, Sorawit Panthong, Chotipat Poomkaew, Worachit Kanitsribumphen (C), Sansem Limwatthana, Supachai Chaided, Suksan Mungpao, Nanthawat Soankaeo


Klasemen Grup B Piala AFF U-19

Pos Negara Main Menang Imbang Kalah Poin
1 Australia U-19 2 2 0 0 6
2 Thailand U-19 2 2 0 0 6
3 Kamboja U-19 2 1 0 1 3
4 Myanmar U-19 2 1 0 1 3
5 Indonesia U-19 2 0 0 2 0
6 Laos U-19 2 0 0 2 0

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)

Mourinho Hanya Satu Kali Menang Lawan Pep di Liga

Bestprofit Futures Jakarta

Jose Mourinho dan Pep Guardiola akan bertemu untuk kali pertama di ajang Liga Primer Inggris ketika Manchester United menjamu Manchester City di Old Trafford, Sabtu (10/9). The Special One memiliki rekor buruk jika menghadapi Guardiola di liga Bestprofit Futures Jakarta.

Berdasarkan data dari Reuters, Mourinho dan Guardiola sudah 16 kali bertemu di lima kompetisi berbeda: La Liga, Piala Raja, Piala Super Spanyol, Liga Champions, dan Piala Super Eropa.

Dari 16 pertemuan itu Guardiola mengantongi kemenangan lebih banyak, yakni tujuh kali. Sedangkan Mourinho hanya meraih tiga kemenangan, dan enam di antaranya berakhir imbang.

Menariknya, dari 16 pertemuan itu, Mourinho hanya mampu satu kali mengalahkan Guardiola di ajang liga. Satu-satunya kemenangan itu datang pada 21 April 2012. Ketika itu Real Madrid asuhan Mourinho mengalahkan Barcelona asuhan Guardiola 2-1 lewat gol Cristiano Ronaldo pada ajang La Liga.

Pertemuan pertama di liga dijalani Mourinho dan Guardiola pada November 2010. Pada pertemuan pertama di La Liga tersebut, Mourinho langsung mengalami kekalahan memalukan setelah Madrid tumbang 0-5 dari Barcelona di Santiago Bernabeu.

Total dari empat pertemuan di La Liga, Mourinho meraih satu kemenangan, satu kali imbang, dan dua kali kalah ketika berhadapan Guardiola bersama Barcelona.

Laga 21 April 2012 juga menjadi kali terakhir Mourinho mengalahkan Guardiola di semua kompetisi. Sementara pada pertemuan terakhir kedua pelatih tersebut, Guardiola yang melatih Bayern Munich berhasil mengalahkan Mourinho di Chelsea pada final Piala Super Eropa, Agustus 2013.

Duel keduanya terjadi paling sering di kompetisi Liga Champions, yaitu enam kali bertanding. Guardiola menang tiga kali, sementara Mourinho hanya satu kali di kompetisi level teratas di Eropa tersebut.

Jelang Derby Manchester, Raiola ikut memanaskan suasana dengan turut memberi komentar terhadap Guardiola. Bagi Raiola, Guardiola adalah sosok yang kurang menyenangkan di matanya.

“Saya tak menyukainya. Saya tak membencinya namun saya tak menyukainya.”

“Semua orang tahu apa yang terjadi pada Zlatan Ibrahimovic ketika dia berada di Barcelona,” tutur Raiola.

Ibrahimovic sempat hijrah ke Barcelona setelah sukses di Inter Milan. Namun di Barcelona, Ibrahimovic merasa tak mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Alhasil, Ibrahimovic hanya bertahan satu musim dan hijrah ke Paris Saint-Germain.

Guardiola adalah pelatih yang bagus namun filosofi sepakbola miliknya membosankan menurut saya,” ucap Raiola.

Hubungan dengan Madrid

Kedekatan Raiola dengan United dipercaya jadi jalan sukses hadirnya Ibrahimovic dan Paul Pogba ke Old Trafford.

Sebelumnya Pogba sendiri sempat dikabarkan diincar oleh Real Madrid secara serius namun operasi tersebut gagal.

Raiola sendiri menyebut bahwa dirinya tak perlu berhubungan baik dengan seseorang untuk mendiskusikan proses transfer para pemain yang ada di bawah naungannya.

“Saya tak memiliki hubungan buruk dengan Florentino Perez karena sejatinya saya tak memiliki hubungan dengannya. Saya tak pernah berbicara dengannya,” kata Raiola.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)