Remaja Anggap Merokok Sesekali Tak Berbahaya

http://health.kompas.com

KOMPAS.com – Walau hampir sebagian besar remaja mengatakan kebiasaan merokok berat berbahaya bagi kesehatan, tapi cukup banyak yang berpendapat sesekali merokok masih aman.

Padahal, kebiasaan merokok, baik itu ringan atau berat, tetaplah berbahaya. Stephen Amrock, peneliti dari New York University School of Medicine, menyebutkan, anak-anak dan remaja sudah sering diberitahu bahaya kebiasaan merokok. Tapi, ternyata hanya sedikit yang tahu bahayanya menghisap beberapa batang rokok dalam sehari.

Untuk lebih memahami bagaimana remaja memiliki persepsi tentang merokok, data diambil dari Survei Nasional 2012 Youth Tobacco yang dilakukan oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention), yang terdiri oleh hampir dari 25.000 siswa sekolah negeri dan swasta di kelas enam.

Peserta diminta untuk melakukan penilaian akan bahaya yang ditimbulkan dari perilaku merokok dalam beberapa kategori, yakni “merokok beberapa batang rokok setiap hari, “merokok tapi tidak setiap hari,” dan “merokok 10 batang atau lebih setiap harinya.”

Hasilnya, 88 persen dari remaja mengatakan mereka percaya bahwa kebiasaan merokok berat (lebih dari 5 batang sehari) berbahaya. Hanya sekitar 5 persen ynag mengatakan bahwa merokok berat tidak memberikan risiko apapun.

Sekitar dua pertiga dari remaja atau sekitar 64 persen mengatakan merokok kurang dari lima batang sehari sama bahanya bagi kesehatan, dan 1 dari 10 remaja mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan menimbulkan resiko apapun.

Demikian pula, hanya sepertiga yang mengatakan bahwa kebiasaan merokok “ringan” atau tidak dilakukan setiap hari dalam beberapa bbulan, merupakan kebiasaan yang sangat berbahaya. Sementara sekitar seperempat responden mengatakan gaya merokok seperti itu aman bagi kesehatan.

“Kampanye anti tembakau telah berhasil menyakinkan para remaja bahwa kebiasaan merokok berat sangat berbahaya, tetapi pesan ini secara utuh masih belum bisa diterima secara luas,” kata Amrock. (Monica Erisanti)

Susah Tidur? Coba Konsumsi 6 Makanan Ini

http://health.kompas.com

KOMPAS.com – Kurang tidur dapat berdampak buruk pada kesehatan. Berdasarkan data National Sleep Foundation, hampir 60 juta orang Amerika merasa lelah dan mudah marah setiap pagi karena kurang tidur pada malam hari.

Selain itu, kurang tidur juga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti jantung, depresi, gangguan kognitif, diabetes, hingga masalah berat badan.

Adapun buruknya kualitas tidur dapat dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola makan. Berikut 6 makanan yang dapat meningkatkan kualitas tidur Anda.

Oatmeal dengan susu dan madu
Oatmeal mungkin sudah sering menjadi menu sarapan Anda. Tapi, kali ini cobalah makan oatmeal sebelum tidur. Oat merupakan salah satu makanan yang yang mengandung zat melatonin. Produksi melatonin yang tinggi dalam tubuh dapat membantu seseorang untuk tidur.

Produksi melatonin menurun seiring bertambahnya usia seseorang. Untuk itu, jangan heran jika orang tua kerap mengalami insomnia.

Untuk memerangi insomnia, konsumlilah makanan yang kaya melatonin seperti oatmeal ini. Agar nikmat, tambahkan setengah mangkuk oatmeal dengan segelas susu hangat dan satu sendok teh madu. Makanlah 90 menit sebelum Anda ingin tidur.
Pisang dengan almond
Makan pisang juga dinilai ampuh untuk mengatasi kesulitan tidur. Berdasarkan penelitian, pisang yang mengandung potassium dan magnesium dapat menginduksi tidur.

Anda bisa makan pisang dengan diberi campuran almond yang juga kaya akan magnesium dan triptofan. Sajikan pisang di atas piring dengan diberi taburan almond. Makanlah 90 menit sebelum tidur.

Jus ceri
Ceri mengandung lebih banyak melatonin dibandingkan dengan makanan lain. Bahkan, penelitian dari Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa minum segelas jus ceri  sebelum tidur dapat mengatasi susah tidur seiring bertambahnya usia dan membuat Anda terlelap Minumlah satu gelas jus ceri pada pagi hari dan satu gelas dalam waktu dua jam sebelum tidur.

Nasi dan kacang-kacangan
Kacang-kacangan juga kaya akan  magnesium, asam folat, kalium, dan vitamin B. Semua zat itu dapat membantu mengatur ritme sirkadian seseorang. Tambahkan nasi yang mengandung glikemik cukup tinggi untuk membuat Anda lebih cepat tertidur karena meningkatnya gula darah dalam tubuh. Menu makan malam ini sebaiknya dikonsumsi 4 jam sebelum tidur.

Keju dan biskuit
Untuk makanan ringan di malam hari, cobalah konsumsi keju yang dicampur dengan biskuit gandum. Makanan ini dapat meningkatkan serotonin dan melatonin.

Penelitian yang dilakukan oleh British Cheese Board bahkan menemukan bahwa makan keju dapat menyebabkan membuat tidur Anda penuh dengan mimpi. Adapun meningkatnya hormon serotonin dapat membuat suasana hati Anda lebih baik dan mengurangi stres. Makanan ringan ini sebaiknya dikosumsi  30 menit sebelum tidur.

Ubi jalar dan sayuran
Makan ubi jalar dan sayuran hijau dapat menambah zat potassium yang akan membantu tubuh Anda tidur dengan nyenyak. Sayuran hijau yang yang tinggi potassium diantaranya bayam dan brokoli. Makanlah 90 menit sebelum tidur.