http://www.catatankecilku.net

Pada postingan kemarin, telah saya jelaskan tentang betapa bahayanya tidur setelah sahur. Hal ini sangat penting untuk diketahui karena kebanyakan masyarakat Indonesia belum benar-benar memahami tentang bahayanya bagi kesehatan. Salah satu akibat yang berpotensi menyerang manusia adalah naiknya asam lambung.  Baca : Jangan tidur setelah sahur! Ini Bahayanya

Selain itu dari segi agama, tidur setelah sahur juga bisa membuat sholat subuh berjamaah tepat waktu jadi terganggu. Malahan ada yang terlewat subuh karena bangun kesiangan. Maka dari itu, sebagai umat islam, kita patut meniru cara Rasulullah SAW dan para sahabat agar tidak tertidur setelah subuh. Setidaknya ada 3 cara yang bisa kita amalkan.
 
Cara Rasulullah SAW dan sahabat agar tidak tidur setelah sahur :
  1. Mengakhirkan sahur

    Mengakhirkan sahur adalah salah satu anjuran Rasulullah SAW. Hal ini termasuk dalam sunnah puasa. Karena itu, para sahabat pun melakukan hal yang sama. Lantas, berapa jeda waktu antara makan sahur dan shalat Subuh?

    Untuk menjawab hal itu, simaklah hadist berikut ini :

    تَسَحَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلاَةِ. قُلْتُ كَمْ كَانَ قَدْرُ مَا بَيْنَهُمَا قَالَ خَمْسِينَ آيَةً.

    “Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian kami pun berdiri untuk menunaikan shalat. Kemudian Anas bertanya pada Zaid, ”Berapa lama jarak antara adzan Shubuh dan sahur kalian?” Zaid menjawab, ”Sekitar membaca 50 ayat”. (HR. Muslim)

    Jika kita mengikuti sunnah ini, selain mendapatkan keberkahan, hal ini juga akan meminimalisir peluang untuk tidur kembali. Karena sebentar lagi juga subuh, sayang dan percuma kan kalau tidur lagi?

  2. Mengisi jeda waktu sahur dan subuh dengan sholat dan dzikir

    Waktu sahur merupakan waktu utama untuk dzikir dan doa. Saat itu merupakan keutamaan waktu sepertiga malam terakhir, dimana doa-doa akan lebih mustajab di waktu itu. Selain itu, dzikir dan doa juga akan menghindarkan diri dari tidur setelah sahur. Baca : Inilah bacaan utama di waktu sahur

  3. Sholat subuh berjamaah

    Nabi SAW dan para sahabat adalah orang-orang yang paling rajin sholat berjamaah. Tentu semua sholat 5 waktu, termasuk subuh. Maka begitu tiba waktu Subuh, Nabi SAW dan para sahabat segera pergi ke masjid untuk menunaikan shalat Subuh berjamaah.

    Selepas sholat subuh berjamaah, Nabi SAW dan para sahabat juga biasa berdiam diri di masjid untuk berdzikir. Dzikirnya pun lama. Tak sedikit yang baru selesai dzikir setelah matahari terbit. Dengan kata lain, tak ada waktu tidur setelah sahur.

Itulah beberapa cara Nabi SAW dan para sahabat agar tak tidur setelah sahur. Selain bagus utuk kesehatan, hal ini juga utama jika ditinjau dari segi agama. Semoga kita bisa menirunya secara istiqomah. Aamiin.